Lindungi Mata dan Sekitarnya dari Sinar UV dengan Cara Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth II dengan kacamata hitam (Ist)

    Ratu Elizabeth II dengan kacamata hitam (Ist)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak hal yang harus dilakukan untuk mencegah dampak buruk sinar ultraviolet terhadap kesehatan mata, antara lain menggunakan kacamata yang memberikan perlindungan dari sinar UV.

    Selain menjadi aksesoris penunjang penampilan, kacamata dengan 100 persen perlindungan sinar UV merupakan penangkal radiasi yang paling ampuh sebab kacamata mampu menyaring sinar UV dan melindungi mata secara keseluruhan, tidak hanya pada bagian bola mata tetapi juga kulit di sekitar mata.

    Baca juga:
    5 Rahasia Agar Mata Indah, Apa Fungsi Bedak?
    Pentingnya Krim Mata Mulai Digunakan Sejak Usia 25 Tahun
    Jangan Sembarangan Operasi Plastik di Mata, Ini Penjelasan Pakar
    Kiat Menyamarkan Kantong Mata dalam 7 Hari

    Sinarr UV ini juga dapat menyebabkan penuaan kulit di sekitar mata yang memunculkan kerut halus, dengan menggunakan kacamata maka perlindungan akan lebih menyeluruh,” tutur Dokter spesialis mata dari RS Cipto Mangkusomo Jakarta, Astrianda N Suryono.

    ADVERTISEMENT

    Selain kacamata, penggunaan topi juga dapat melindungi mata dari sengatan matahari secara langsung. Meskipun perannya tidak sebesar kacamata dengan perlindungan sinar UV, topi dapat mengurangi paparan langsung matahari.

    “Jangan lupa untuk tetap menjalani pola hidup sehat, mengonsumsi vitamin tidak hanya vitamin A yang dikenal sangat baik bagi kesehatan mata tetapi perlu mengonsumsi multivitamin,” tuturnya.

    Astri juga menyarankan untuk menghindari paparan langsung sinar matahari, terutama pukul 10.00 hingga 14.00 WIB karena saat itu sinar UV-B memiliki intensitas yang paling tinggi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.