2 Macam Peremajaan Kulit dengan Laser, Mana yang Lebih Oke?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mengenal Perawatan Kulit Wajah dengan Teknologi Laser Rejuvenation. Depositphotos

    Mengenal Perawatan Kulit Wajah dengan Teknologi Laser Rejuvenation. Depositphotos

    TEMPO.CO, Jakarta - Seiring bertambahnya usia, kerut-kerut halus di wajah akan semakin jelas terlihat sebagai tanda-tanda penuaan. Kerut halus tersebut muncul akibat semakin menebalnya lapisan kulit mati serta berkurangnya kolagen yang membuat kulit lebih kenyal.

    Wanita tentu ingin kulit wajahnya selalu tampak muda, sehat, dan segar. Berbagai bentuk perawatan dilakukan untuk mengembalikan keremajaan kulit. Salah satu metode yang mulai banyak dilirik kaum hawa ialah lnaser rejuvenation atau laser peremajaan.

    Baca juga:
    Perawatan Kulit dengan Laser Bikin Ketergantungan, Ini Faktanya
    Waspadai Efek Samping Perawatan Kecantikan Menggunakan Laser
    Manfaat Perawatan Kulit Wajah dengan Laser, Cahaya, dan Oksigen
    3 Tahap Perawatan Laser, Hasil Instan tanpa Efek Samping

    Dokter spesialis kulit dan kecantikan Kardiana Purnama Dewi mengatakan terdapat dua jenis laser yang digunakan untuk melakukan perawatan kecantikan, yaitu laser ablative dan laser nonablative.

    Prinsip kerja laser ablative adalah dengan merusak bagian permukan kulit terluar, sedangkan pada laser nonablative sinar yang ditembakkan langsung menembus kulit bagian dalam sehingga tidak menyebabkan kerusakan atau pengelupasan di permukaan kulit.

    Melihat efeknya sampingnya yang lebih kecil dan hasil yang lebih efektif, banyak masyarakat yang kini lebih memilih menggunakan laser nonablative, misalnya untuk proses peremajaan kulit.

    Untuk proses tersebut, laser yang digunakan ialah 'Q-switch ND: Yag' yaitu berupa sinar monokromatik dengan panjang gelombang 532 yang langsung menembus lapisan kulit dalam yang terdiri dari melanin dan hemoglobin.

    “Sinar laser yang disalurkan ini diserap dan diubah menjadi energi panas tujuannya untuk memperbaiki masalah kulit di bagian epidermis dan dermis tanpa merusak struktur kulit,” tuturnya.

    Laser rejuvenation akan membuat kulit wajah menjadi lebih kencang dan kenyal karena sinar yang dipancarkan merangsang produksi koagen dan elastin di lapisan kulit dalam. Selain itu, dapat menyamarkan keriput dan kerut halus di wajah sehingga tekstur wajah menjadi lebih lembut dan pori-pori mengecil.

    Dewi mengatakan proses perawatan dengan menggunakan laser bisa dikatakan sangat efektif, pengerjaannya pun terbilang cukup cepat serta tidak meninggalkan bekas pengelupasan kulit. Hanya dalam waktu beberapa menit, pasien akan mendapatkan wajah yang segar, bersinar, kulit wajah menjadi lebih kencang, kerut-kerut halus pun akan memudar.

    “Untuk melakukan perawatan peremajaan, pasien terlebih dahulu harus membersihkan wajah dari makeup. Saat pengerjaan, pasien hanya akan merasakan sensasi hangat di permukaan kulit karena energi panas yang disalurkan,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.