Senin, 17 Desember 2018

Hati-hati Bermain Petasan, Mata Bisa Buta

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menyalakan petasan/kembang api. Shutterstock

    Ilustrasi menyalakan petasan/kembang api. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Berhati-hatilah Anda yang suka bermain petasan, kembang api, memanggang daging atau sate, jangan sampai percikan api masuk ke mata. Tukang las biasa memakai kacamata pelindung, dan perlindungan mata juga dibutuhkan oleh mereka yang biasa berhadapan dengan percikan api.

    Seorang laki-laki di India mengalami cedera mata parah setelah ada petasan meledak di depan wajahnya. Laki-laki berumur 44 tahun itu terpaksa dibawa ke unit gawat darurat pada September 2015 setelah petasan yang dibakarnya meledak di dekat wajahnya. Kasus tersebut dipublikasikan di The New England Journal of Medicine pada 28 Juni 2017.

    Artikel lain:
    Pentingnya Krim Mata Mulai Digunakan Sejak Usia 25 Tahun
    5 Rahasia Agar Mata Indah, Apa Fungsi Bedak?
    5 Rahasia Agar Mata Indah, Apa Fungsi Bedak?
    8 Faktor Risiko yang Memicu Mata Kering

    Sebuah uji penglihatan dilakukan dan mata kanan laki-laki itu tak bisa menyerap cahaya sedangkan pandangan mata kirinya kabur. Begitu tulis para dokter yang merawatnya dalam laporan yang dipublikasikan.

    Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut diketahui dalam mata laki-laki itu ditemukan banyak serpihan dari ledakan dan untungnya berhasil dikeluarkan para dokter meski butuh beberapa tahap.

    "Sulit sekali membuang benda-benda asing dari lapisan-lapisan dalam di kornea," jelas spesialis mata Dr. Jagat Ram, yang juga merawat laki-laki korban petasan itu, kepada Live Science.

    Setelah serpihan-serpihan dari petasan berhasil dikeluarkan, laki-laki itu diberi antibiotik dan obat tetes mata. Penglihatan mata kirinya juga membaik setelah tiga bulan.

    Sebenarnya, apa yang terjadi bila ada percikan api atau serpihan petasan masuk ke mata? Dalam kasus laki-laki India itu, serpihan dari ledakan menusuk bola matanya dan para dokter menyebutnya "globe rupture".

    Bola mata yang tertembus percikan api atau serpihan benda asing itu bisa disembuhkan asalkan segera ditangani. Menurut Ram, para dokter akan bisa menemukan lubangnya dan kemudian menjahitnya. Namun dalam kasus laki-laki India itu, kerusakan bola matanya sudah demikian parah sehingga cairan mata pun bocor.

    Para dokter tak mampu memperbaiki mata pria malang tersebut. Akibatnya, matanya mengalami phthisis bulbi, kondisi di mana bola mata mengkerut, seperti buah anggur yang dikeringkan, dan tak lagi berfungsi.

    Jika seseorang mengalami phthisis bulbi, maka otomatis matanya pun menjadi buta. Ram mengaku sudah sering menemui kasus seperti ini di masa lalu dan benda asing yang masuk ke mata pun bermacam-macam.

    Karena kita itulah disarankan untuk menggunakan pelindung mata bila bermain petasan, kembang api, dan hal-hal berbahaya lain yang bisa menimbulkan ledakan atau percikan api.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".