Rabu, 19 Desember 2018

Dian Pelangi Lebih Senang Fashion Show di Timur Tengah

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Pelangi. Instagram

    Dian Pelangi. Instagram

    TEMPO.CO, JakartaDian Pelangi salah satu desainer yang kerap tampil di ajang fashion internasional. Namun dia mengaku lebih senang memamerkan karyanya di wilayah Timur Tengah.

    Baca juga: Dian Pelangi Ingatkan 3 Hal Sebelum Fashion Show di Luar Negeri

    Bagi Dian Pelangi bisa mengikuti fashion show di banyak negara memiliki keuntungan untuk mengenalkan label dan karyanya. Tapi untuk urusan bisnis dia lebih memilih wilayah asia dan timur tengah.

    "Saya lebih senang ke timur tengah dan asia, karena lebih terpakai, kalau Amerka dan Eropa itu buat branding, mungkin mereka akan takjub tapi sudah sampai di situ saja mau dipakai sama siapa," ujarnya, saat ditemui di Jakarta. 

    Seorang model berjalan diatas catwalk saat memperagakan busana Dian Pelangi SS18 dengan tema Indonesian Diversity dalam acara New York Fashion Week di The Gallery at The Dream Downtown Hotel, New York City, 7 September 2017. Roy Rochlin/Getty Images for Indonesian Diversity/AFP

    Sedangkan kalau di Asia dan Timur Tengah, tentu akan banyak yang membeli karyanya. "Nggak pakai nawar, harga dinaikin tiga kali lipat mereka enggak masalah banyak yang beli," lanjut desainer yang memiliki ciri motif jumputan palembang ini.

    Dian Pelangi menambahkan tampil di ajang fashion luar negeri sangat dibutuhkan. Selain untuk branding, Dian menilai ketika seorang desainer pernah memamerkan busananya di kancah internasional, akan mempunyai nama khusus bagi masyarakat indonesia.

    "Yang pertama tentu branding, karena masyarakat ini kiblatnya ke barat yang lagi tren di sana diikutin, jadi nggak ada salahnya label kita dikagumi di sana, karena ujung-ujungnya tetap market Indonesia. Dari branding efeknya berpengaruh di Indonesia. itu berpengaruh ke selling karena dia tahu kita pernah fashion show di sana," tandas Dian Pelangi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.