Minggu, 21 Oktober 2018

Dian Pelangi dan 5 Desainer Tampil di Pameran Busana Muslim Dunia

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perancang busana Dian Pelangi, Khanaan, Itang Yunasz, 3 dari 6 desainer yang akan hadir di Contemporary Muslim Fashions Exhibition, di Harlequin Bistro Kemang, Jakarta Selatan, Senin 17 September 2018. TEMPO | Astari P Sarosa

    Perancang busana Dian Pelangi, Khanaan, Itang Yunasz, 3 dari 6 desainer yang akan hadir di Contemporary Muslim Fashions Exhibition, di Harlequin Bistro Kemang, Jakarta Selatan, Senin 17 September 2018. TEMPO | Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Busana muslim dari 53 negara akan dipamerkan dalam Contemporary Muslim Fashions Exhibition di de Young Museum, Fine Arts Museum of San Francisco, Amerika Serikat, mulai 22 September 2018 hingga 6 Januari 2019. Pameran akan dilanjutkan ke Museum Frankfurt Angewandte Kunst pada 2019, dan diharapkan menjadi pameran busana muslim terbesar di dunia.

    Baca juga: Busana Muslim Sporty Sampai Syari di JFW 2018 

    Pameran ini mengeksplorasi gaya berpakaian wanita muslim yang kompleks dan beragam dari seluruh dunia. Desainer yang mewakili Indonesia antara lain Dian Pelangi, Khanaan, Itang Yunasz, Rani Hatta, Nur Zahra, dan IKYK. Mereka akan menampilkan ciri khas karyanya masing-masing.

    Desainer Itang Yunasz mengatakan memiliki kebanggaan yang sangat besar terlibat dalam pameran busana muslim terbesar di dunia. “Kalau menurut saya itu adalah kebanggaan yang sangat besar. Ini mengenai penghargaan betapa hebatnya busana muslim ini di seluruh dunia. Indonesia juga punya sesuatu yang sangat kuat dalam busana muslim,” ujar Itang Yunasz di Harlequin Bistro, Jakarta Selatan, Senin, 17 September 2018.

    Model fashion Halima Aden mengikuti prosesi pemotretan di sebuah studio di New York City, Amerika Serikat, 28 Agustus 2017. Menjadi finalis Miss Minnesota membuat Halima Aden dikontrak IMG Models. REUTERS

    Pameran ini dikurasi Jill D’Alessandro dan Laura L. Camerlengo, juga Reina Lewis, profesor studi budaya di London College of Fashion, sebagai konsultan kurator. Setiap desainer akan menampilkan 2-3 busana selama pameran, dan busana tersebut sudah melalui proses yang cukup panjang. Dian Pelangi dan Itang Yunasz mengatakan sudah bertemu dengan para kurator dua tahun yang lalu.

    Model berhijab, Halima Aden, juga menjadi bagian dari acara ini sebagai model utama. Sekitar 80 busana akan ditampilkan dalam pameran ini, baik dari desainer yang sudah senior maupun para desainer baru dari seluruh dunia. Indonesia akan menonjolkan budaya dan motif melalui busana-busana yang akan ditampilkan enam desainer tersebut. "Indonesia lebih meriah, lebih permainan ke motif. Mungkin karena kita negara Indonesia banyak budayanya, itu jadi unsur yang menarik,” ucap Dian Pelangi.

    ASTARI PINASTHIKA SAROSA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.