Atlet Putri Juga Bisa Bersinar di Olahraga Ekstrem, Ini Contohnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi terjun payung. ANTARA/Irsan Mulyadi

    Ilustrasi terjun payung. ANTARA/Irsan Mulyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sampai sekarang, atlet putri masih menghadapi stereotip saat memasuki dunia olahraga yang masih didominasi pria. Banyak wanita yang dipatahkan semangatnya pada saat melakukan olahraga ekstrem, seperti balapan, snowboarding, dan panjat tebing, karena persepsi kalau olahraga tersebut tidak cocok untuk wanita.

    Untungnya, semakin banyak wanita yang berhasil bersinar di dunia olahraga ekstrem dan membuka jalan untuk para wanita lain. Dilansir dari Aplus, berikut adalah beberapa atlet putri yang berhasil bersinar di dunia olahraga ekstrem.

    Artikel lain:
    Olahraga Terlalu Keras, Awas Dampaknya buat Fisik dan Psikis
    Jangan Malas Olahraga, Rasakan Manfaatnya buat Kulit
    6 Gerakan Olahraga Ringan untuk Ibu dan Anak
    Olahraga Ternyata Juga Sangat Bagus buat DNA, Ini Penjelasannya

    #Kelly Clark
    Pertama kali Clark berdiri di atas papan seluncur salju, usianya masih 7 tahun. Di usia 18 tahun, Clark menjadi anggota tim snowboarding Amerika Serikat dan merebut medali emas dalam nomor halfpipe putri di Olimpiade Musim Dingin 2002. Dia sekarang telah memiliki lebih dari 70 gelar juara dan telah memberi jalan untuk para wanita lain dari seluruh dunia yang ingin terjun di snowboarding.

    #Clair Marie
    Wanita yang menaklukkan ketinggian, Clair Marie, adalah seorang atlet olahraga ekstrem profesional. Dia adalah seorang BASE jumper, olahraga terjun payung dari tebing, dan juga pemanjat tebing, pebalap sepeda gunung, pendaki, dan berbagai olahraga ekstrem lain. Clair Marie sudah memiliki mnat pada terjun payung sejak usia 8 tahun. Saat ini, dia membagi cerita dan pengalamannya dengan bepergian ke lokasi baru dan mengajarkan orang mengenai BASE jumping.

    #Ashley Fiolek
    Sebagai wanita tuli, Ashley Fiolek tidak pernah membiarkan kondisinya menghalangi impian untuk menjadi pembalap motor paling keren di dunia. Ashley Fiolek sudah mulai balapan sejak berusia 7 tahun. Dia telah mendapatkan berbagai penghargaan, seperti juara putri Pro Nasional Motocross Champion dan menerima medali emas di acara XGames Super X. Dia telah membuka jalan untuk para wanita lain yang ingin melakukan olahraga ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.