Rabu, 19 September 2018

Dokter Anjurkan Hubungan Seks 2-3 Hari Sekali, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan suami istri konsultasi dengan dokter. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan suami istri konsultasi dengan dokter. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak pasangan mendambakan hadirnya buah hati segera setelah menikah. Jika Anda termasuk salah satunya, sejumlah persiapan perlu dilakukan, di antaranya memilih program kehamilan bila tak ingin terlalu lama menanti hadirnya momongan.

    Dr. Muhammad Dwi Priangga, SpOG mengungkapkan tak ada persiapan spesifik setelah menikah bagi pasangan yang ingin segera punya anak. Prinsipnya menjalani pola hidup sehat dengan makan teratur, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup. Soal frekuensi berhubungan intim, ia menganjurkan tidak perlu membuat jadwal khusus.

    Baca juga:
    Dibanding Istri, Suami Lebih Sering Menginginkan Hubungan Seks
    Tips Hubungan Seks untuk Suami Istri agar Tidak Membosankan
    Berhubungan Seks dan Berhubungan Intim, Apa Bedanya?
    2 Masalah yang Bikin Wanita Sakit saat Berhubungan Intim

    “Rekomendasi terbaru adalah rutin berhubungan intim setiap 2 atau 3 hari sekali, tidak perlu diatur saat masa subur,” kata dokter yang praktik di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta ini.

    Menurutnya, hubungan seks yang dijadwalkan justru berpotensi membuat pasangan stres. Persiapan lain berupa pemeriksaan kesehatan sebelum kehamilan, seperti pemeriksaan golongan darah dan resus suami dan istri, kadar hemoglobin untuk mengetahui ada atau tidaknya anemia pada calon ibu, dan pemeriksaan untuk mendeteksi infeksi yang dapat mempengaruhi kehamilan.

    Pemeriksaan resus, menurut Muhammad, penting karena perbedaan resus pada pasutri akan meningkatkan kemungkinan keguguran berulang. 

    “Sedangkan anemia meningkatkan risiko keguguran dan mempengaruhi kualitas sel telur. Saat terjadi kehamilan, bila si ibu anemia akan meningkatkan kejadian lahir prematur, pendarahan, dan infeksi," lanjut Muhammad.

    Ia menyarankan, para wanita menjalani vaksinasi sebelum hamil salah satunya, vaksinasi rubela.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.