Alasan Liza Natalia Tak Mau Mengarahkan Anaknya Menjadi Artis

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senam dengan fokus gerakan pinggang dan panggul ini berhasil menjaga postur tubuh Liza Natalia mempertahankan angka berat badan 54 kg dan tinggi 165 cm. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Senam dengan fokus gerakan pinggang dan panggul ini berhasil menjaga postur tubuh Liza Natalia mempertahankan angka berat badan 54 kg dan tinggi 165 cm. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pedangdut Liza Natalia tidak mau mengarahkan putri pertamanya, Quennara Latiza Brillians, untuk menjadi artis. Bagi Liza, menjadi seorang artis bukan perkara mudah karena harus berjuang terlebih dulu.

    “Untuk menjadi artis harus memiliki bakat, saya bilang kepada anak saya, 'Kamu boleh terkenal dan jadi artis dengan prestasi bukan sensasi',” ujar Liza.

    Ia juga harus berjuang dari bawah sampai bisa dikenal masyarakat sekarang. Perjuangan seperti itu yang mau ditularkan kepada putrinya yang kini berusia 12 tahun.

    Arikel terkait:
    Sibuk dengan Zumba, Liza Natalia Kangen Jadi Penyanyi Lagi
    Liza Natalia : Zumba Itu Obat Stres Sekaligus Bikin Seksi
    Kiat Liza Natalia Menjaga Bentuk Badan setelah Makan Enak
    Liza Natalia Ingin Pecah Rekor Zumba Bersama 25 Ribu Orang

    ADVERTISEMENT

    "Sebenarnya Queen sudah memiliki bakat dari sekarang, dia suka menggambar, membuat kue, menyanyi, sampai memotong rambut,” ungkap Liza, seraya menyebut belum ada bakat yang didalami oleh putrinya.

    Dalam keluarga besar memang tidak hanya Liza yang menjadi artis, sebab adik iparnya, Ashanty, dan keponakannya, Aurel Hermansyah, juga dikenal sebagai artis. Berada di lingkungan yang banyak terdapat artis, Liza dan suaminya, Yusuf Hasnoputro, mewanti-wanti putri mereka untuk tidak menjadi artis.

    “Suami saya enggak suka kalau anak kami eksis di media sosial, menjadi terkenal malah bisa terkenal sindrom saat besar nanti,” kata Liza.

    Sebagai orang tua, Liza dan suami memperhatikan putri mereka ketika berselancar di media sosial. Media sosial bagi Liza mendatangkan hal positif dan negatif.

    “Dampak baiknya anak saya mendapatkan banyak informasi tapi hal negatifnya anak saya bisa kecanduan, kalau sedang berkumpul keluarga bukannya mengobrol malah sibuk buka media sosial,” paparnya.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...