Senin, 24 September 2018

Senang Bicara Blak-blakan, 3 Zodiak Ini Suka Bikin Tak Nyaman

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita/perempuan mengobrol. Shutterstock

    Ilustrasi wanita/perempuan mengobrol. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang diciptakan dengan karakter yang berbeda. Ada yang berkepribadian tertutup, ada pula yang suka berbicara dan terbuka kepada siapa pun.

    Orang-orang yang hobi berbicara terkadang suka blak-blakan dalam mengutarakan sesuatu. Hal itu justru bisa membuat orang-orang sekitar menjadi tidak nyaman. Dari sekian banyak zodiak, tiga di antaranya disebut suka berbicara blak-blakan.

    Artikel lain:
    Susahnya Memahami 4 Zodiak Ini karena Selalu Khawatir
    Konon 5 Zodiak Ini Susah Mengungkapkan Cintanya, Apa Saja Itu?
    4 Zodiak yang Lebih Bahagia Saat Tak Punya Pacar
    Susahnya Mengajak 4 Zodiak Ini Menjalin Hubungan Serius

    #Taurus
    Taurus memang terkenal mudah bergaul dan terbuka pada siapa pun. Namun terkadang sifat itu malah menjadi bumerang untuk diri sendiri. Taurus sering tidak bisa membaca situasi dan kondisi sekitar. Hal itulah yang membuat orang-orang merasa salah paham dengan kata-kata mereka.

    #Virgo
    Selain Taurus, Virgo juga tipe orang yang dominan saat berinteraksi dengan orang lain. Blak-blakan dan terlalu jujur mungkin jadi salah satu ciri khas Virgo. Ciri khas itulah yang terkadang bisa membuat orang lain di sekitar kurang nyaman.

    #Aries
    Seperti yang kita tahu, orang-orang yang berzodiak Aries cenderung banyak bicara dan jago berbicara. Berbeda dari Taurus dan Virgo, Aries justru lebih pintar memfilter kata-kata supaya tidak menyakiti orang lain. Karakternya yang jago ngomong dan blak-blakan inilah yang membuat orang lain betah dengan Aries.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep