Kamis, 15 November 2018

Kolaborasi 4 Artis Top dalam Gaya Fashion Pilihan Masing-masing

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ria Sarwono (Brand & Marketing Director CottonInk), Vanesha Prescilla, Isyana Sarasvati, Carline Darjanto (Creative Director CottonInk), di Pacific Place, Jakarta Selatan, Senin 3 September 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    Ria Sarwono (Brand & Marketing Director CottonInk), Vanesha Prescilla, Isyana Sarasvati, Carline Darjanto (Creative Director CottonInk), di Pacific Place, Jakarta Selatan, Senin 3 September 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-10, CottonInk melakukan kolaborasi dengan empat artis Indonesia yang modis, yaitu Isyana Sarasvati, Vanesha Prescilla, Dian Sastrowardoyo, dan Raisa. Masing-masing artis ini memiliki gaya fashion yang unik dan berbeda, namun semuanya selalu terlihat modis dan seringkali menjadi inspirasi mode para wanita Indonesia.

    “Aku ngebayangin siapa yang lagi disukai sama wanita Indonesia sekarang. Untuk setiap angkatan atau artis itu ada fansnya sendiri,” ujar Ria Sarwono, Direktur Brand & Marketing CottonInk, di Jakarta Selatan, Senin, 3 September 2018.

    Artikel lain:
    5 Urusan yang Dihindari Penggila Fashion
    Menelisik Peran Feminisme dalam Evolusi Fashion
    Cara Menemukan Selera Fashion Anda
    5 Seleb yang Tidak Pernah Menggunakan Jasa Fashion Stylist

    Empat koleksi ini mengikuti gaya modis dan unik masing-masing artis dengan tujuan wanita Indonesia juga bisa menemukan gaya masing-masing yang modis dan unik. Setiap kolaborasi memiliki sekitar 30 busana dan aksesoris yang menjadi representasi gaya masing-masing. Kolaborasi dengan empat artis ini akan dirilis secara bertahap di bulan September hingga November.

    Koleksi CottonInk dan Isyana Sarasvati menjadi yang pertama diluncurkan, dan dipenuhi dengan busana unik yang menjadi gaya Isyana. Warna-warna yang dominan yang digunakan adalah biru tua dan merah.

    “Warna-warna gelap itu menyesuaikan dengan karakter aku,” ujar Isyana.

    Dia membuat desain yang penuh dengan color blocking dan potongan yang tidak simetris karena itu adalah gaya yang menunjukkan karakter Isyana. Sedangkan Vanesha Prescilla lebih ke arah kasual.

    “Gaya aku itu moody, young, fun and fresh. Kadang-kadang feminin kadang-kadang tomboi,” tutur Vanesha.

    Busana yang ada di koleksinya memiliki banyak gambar yang unik dan ceria, menggunakan warna-warna yang lebih cerah, yang sesuai dengan karakter Vanesha yang lebih muda.

    Sedangkan koleksi Dian Sastrowardoyo menampilkan busana-busana yang lebih formal, dengan warna-warna monokrom.

    “Koleksi Raisa itu bertema resort, dia suka busana yang lebih santai,” jelas Carline Darjanto, Direktur Kreatif CottonInk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.