Hindari 4 Makanan Ini Bila Tak Ingin Alami Penuaan Dini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita khawatir dengan keriput di wajah. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita khawatir dengan keriput di wajah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penuaan dini bisa terjadi karena beberapa faktor seperti stres, keturunan, pemakaian produk kecantikan secara berlebihan, dan paparan sinar matahari. Makanan yang kita konsumsi juga bisa membuat kulit terlihat lebih tua dan semakin cepat keriput.

    Agar tidak keliru, berikut empat makanan yang sebaiknya dihindari untuk mencegah penuaan dini.

    Baca juga:
    Awas, Kebiasaan Ini Mempercepat Proses Penuaan
    Sebab Perempuan Lebih Takut Penuaan Dini
    Kenali Tanda Kulit Dehidrasi yang Memicu Penuaan Dini
    Penuaan Dini Bikin Khawatir tapi Bisa Diatasi dengan Mudah

    1. Makanan yang sangat asin
    Banyak orang menyukai makanan asin daripada makanan manis. Meskipun demikian, kita tetap harus memperhatikan kadar garam pada makanan. Hindari makanan yang mengandung sodium tinggi supaya wajah tidak mudah mengalami penuaan dini.

    2. Makanan manis
    Tak hanya makanan asin, makanan manis juga patut dihindari. Kandungan asam fostat akan memberikan dampak negatif pada gigi. Tampilan gigi yang buruk akan secara otomatis membuat terlihat lebih tua.

    Popcorn dari jagung bunga. TEMPO/Mardiyah Chamim

    3. Brondong jagung
    Brondong adalah camilan wajib ketika menonton film. Namun, banyak yang tidak tahu bahwa brondong jagung mengandung lemak trans serta garam yang tinggi. Hal itu bisa membuat kulit mudah mengalami penuaan dini.

    4. Susu
    Makanan atau minuman yang mengandung susu juga bisa jadi menyebabkan munculnya penuaan dini. Pasalnya, makanan ataupun minuman olahan susu dapat memberikan reaksi kulit yang cukup cepat, seperti eksim atau psoriasis.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.