Ternyata Berpelukan Juga Bisa Bakar Kalori dan Tingkatkan Memori

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan terpaksa berpelukan dengan pasangannya. shutterstock.com

    Ilustrasi perempuan terpaksa berpelukan dengan pasangannya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelukan adalah salah satu sikap yang sering dilakukan untuk menenangkan orang lain atau melepas rindu. Tak hanya itu, kebanyakan orang berpelukan saat mereka merasa bahagia ataupun sedih.

    Seperti yang kita tahu, pelukan bisa menjadi obat penyemangat di kala sedih. Selain itu, ada juga manfaat lain dari berpelukan, berikut di antaranya.

    Artikel terkait:
    Pelukan Mampu Turunkan Stres sampai Tekanan Darah
    Jangan Paksa Anak untuk Memberi Ciuman atau Pelukan
    Kebiasaan Sebelum Tidur yang Menambah Kemesraan
    Khasiat Dibalik Pelukan: Menurunkan Stres dan Mengurangi Infeksi

    #Penghilang stres
    Berpelukan dengan orang-orang yang kita sayangi ternyata bisa mengurangi resiko stres. Penelitian yang terbit pada jurnal Psychological Science mengungkapkan bahwa pelukan merupakan penghilang stres alami dan bisa jadi sarana yang tepat untuk menyampaikan kasih sayang.

    Meningkatkan daya ingat
    Saat berpelukan dengan orang-orang yang kita sayangi, hormon oksitosin akan lepas dari aliran darah. Tubuh juga akan lebih rileks saat berpelukan dengan orang-orang yang kita sayangi. Hal itulah yang membuat daya ingat meningkat secara otomatis.

    Membakar kalori
    Buat yang sedang menjalani program diet, kita bisa membakar sebanyak 12 kalori setiap berpelukan. Jika lebih sering berpelukan, maka kalori yang terbakar akan lebih banyak lagi. Hal itu juga bisa melancarkan program diet.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.