Kamis, 15 November 2018

Waspada, Varises Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi varises. shutterstock.com

    Ilustrasi varises. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jangan sepelekan varises karena kasus kelainan pembuluh darah ini berisiko menimbulkan serangan jantung. Varises terjadi ketika katup pembuluh darah vena yang bertugas mengembalikan darah ke jantung mulai melemah atau rusak dan dinding vena menjadi renggang. 

    Baca juga:
    6 Cara Menghindari Varises
    Tips Menyamarkan Varises dengan Makeup 


    Khasiat Witch Hazel, Sembuhkan Jerawat dan Varises

    Katup tersebut berguna untuk mengembalikan darah yang sudah mengalir di seluruh tubuh untuk kembali ke jantung. Karena masalah katup di pembuluh vena itu, darah tidak bisa mengalir ke jantung sehingga mengakibatkan pembekuan yang menempel di dinding-dinding pembuluh.

    Sebagian besar varises terjadi pada kaki, sekitar panggul, vagina, dan anus. Dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular dari RSPI, dr Ahmad Faisal dalam keterangan tertulisnya mengatakan risiko serangan jantung pada varises terjadi apabila gumpalan darah yang terbentuk akibat varies terlepas kemudian mengikuti aliran darah kembali ke jantung.

    Oleh karena itu, mereka yang menderita varises harus segera mendapat penanganan , salah satunya menggunakan perban elastis untuk menguranngi keparahan varises. “Namun untuk kondisi varises yang sudah parah tindakan minimal varises seperti Endo Venous Laser Ablation (AVLA dapat dilakukan,” kata Faisal,

    Tindakan ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil untuk memasukkan kamera dan laser fiber yang akan bekerja untuk melengketkan varises dari dalam kulit. Menurut Faisal, dengan EVLA, pasien hanya memerlukan anestesi local pad daerah varises yang akan ditangani dan hanya memerlukan satu hari perawatan di rumah sakit.

    Artikel lain: 
    Jangan Abaikan Tanda-tanda Ini, Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.