Kiat Mempersiapkan Wajah Sempurna di Hari Pernikahan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mahkota pengantin. Charles S. McIntosh

    Ilustrasi mahkota pengantin. Charles S. McIntosh

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengantin tentunya ingin wajah terlihat sempurna di hari pernikahan dengan makeup tebal ataupun yang natural. Pengantin sebenarnya dianjurkan untuk melakukan tes makeup satu bulan sebelum hari pernikahan.

    Test makeup ini dilakukan untuk memastikan kalau makeup pengantin sesuai dengan keinginan. Tidak hanya itu, pengantin juga bisa melihat apakah dia membutuhkan perawatan atau tidak.

    Baca juga:
    Ini yang Diharapkan Pria dan Wanita dari Pernikahan
    Problem Calon Pengantin Menjelang Pernikahan
    5 Penghancur Ikatan Pernikahan  
    Pernikahan Berkonsep Negeri Dongeng Kian Digandrungi

    Untuk pengantin yang ingin menggunakan makeup natural yang tipis di hari besarnya, melakukan test makeup akan membantu untuk melihat apakah kulitnya sudah bagus atau belum.
    “Kalau ada masalah jerawat yang parah banget, aku bilang ‘Kamu harus ke dokter dan berusaha sebisa mungkin supaya jerawat tidak timbul’ karena kalau cuma bekas, tidak masalah,” ujar Malvava, penata rias (MUA) pengantin, di Jakarta Barat, Selasa, 28 Agustus 2018.

    ADVERTISEMENT

    Karena itu sangat penting untuk melakukan tes makeup paling lambat satu bulan sebelum hari pernikahan. Untuk yang ingin make-up tebal di hari bahagianya juga membutuhkan test makeup.

    Pengantin yang menginginkan makeup tebal juga harus melihat dan memastikan sebelumnya kalau riasan yang diinginkan sama dengan wajah. Makeup tebal juga membuat MUA lebih berkreasi, tetapi tetap menyesuaikan dengan keinginan pengantin.

    “Banyak klien yang mengatakan ‘Tidak perlu test makeup’ karena kan mikirnya biar lebih murah. Tetapi aku tidak pernah mau, harus ada tes makeup,” lanjut Malvava.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.