7 Pertanyaan yang Harus Ditanyakan Kepada Calon Pengasuh Anak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengasuh anak atau baby sitter. shutterstock.com

    Ilustrasi pengasuh anak atau baby sitter. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada kalanya ibu membutuhkan pengasuh untuk mengurus anak. Misalnya ibu yang bekerja di luar rumah sepanjang hari. Kebanyakan mereka mencari orang yang dapat mengurus kebutuhan anak, seperti makan, minum susu, mandi, dan lainnya.

    Baca juga:
    Alasan Laura Basuki Enggan Gunakan Jasa Pengasuh Anak 
    Kate Middleton Punya Pengasuh Anak Super Gajinya Rp 43 Miliar
    Rachel Vennya Tetap Mengurus Anak Meski Punya Babysitter

    Namun mencari pengasuh anak tak semudah yang dibayangkan. Sebagai ibu tentu ingin mendapatkan yang terbaik untuk anaknya. Mengutip laman Purewow, untuk membantu ibu mendapatkan pengasuh yang tepat untuk anak, ada beberapa hal yang harus ditanyakan kepada calon pengasuh tersebut.

    #1. Bagaimana cara berkomunikasi
    Ibu dapat menanyakan kepada calon pengasuh anak, bagaimana caranya menjawab pertanyaan yang diajukan seputar kondisi anak pada saat tertentu. Apakah dia akan mengirimi Anda foto sang anak? Apakah dia akan merespons secara instan  ketika Anda menanykan rutinitas tidur siang, popok dan lainnya? Apakah dia akan mengirim pembaruan yang tidak diminta? Semua info ini penting untuk diketahui. Tentu saja, bagaimana Anda mengukur responsnya bergantung sepenuhnya pada gaya pengasuhan Anda

    ADVERTISEMENT

    #2. Tentang caranya menghadapi situasi darurat atau sesuatu yang menakutkan
    Jelas, tidak ada keadaan darurat yang sama, tetapi Anda perlu mengetahui bagaimana dia bereaksi atau menangani situasi tak terduga yang muncul. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui bagaimana dia mengomunikasikan apa yang terjadi kepada orang tua. Juga, apa yang dia pelajari dari kejadian itu, apakah itu sesuatu yang bisa dicegah / dihindari?

    #3. Apa yang dia lakukan jika Anda pulang larut malam
    Jika Anda memperkerjakan pengasuh anak berdasarkan jam waktu, tentu akan ada konsekuensi tertutama berkaitan dengan upah. Hal ini sebaiknya dibicarakan terlebih dulu sebelum pengasuh anak itu mulai bekerja.

    #4.  Masalah pekerjaan rumah
    Masalah ini juga penting dibicarakan. Pengasuh anak memang biasanya hanya mengurus kebutuhan anak. Namun ada beberapa hal yang ia lakukan, seperti membersihkan mainan, sisa makanan, popok dan pakaian kotor.

    #5. Aktivitas yang dilakukan bersama anak
    Anda akan meninggalkan anak bersama pengasuh saat Anda tidak di rumah. Jadi tanyakan kepada calon pengasuh anak, aktivitas apa yang dilakukan selama itu. Pertanyaan ini membantu Anda merasakan gaya pengasuhan mereka, apakah mereka ikut kreatif memberikan permainan kepada anak atau tidak.

    Artikel lain: Langkah Menghindarkan Anak dari Babysitter Jahat 

    #6. Kenangan bersama anak yang terakhir diasuhnya
    Dalam banyak kasus, orang yang Anda rekrut sebagai pengasuh harus merasa seperti keluarga. Pertanyaan ini adalah kesempatannya untuk membuktikan semangatnya untuk pekerjaan itu.

    #7. Lakukan masa percobaan
    Hal ini dapat menjadi pertimbangan Anda untuk mempekerjakan dia sebagai pengasuh anak. Lakukan percobaan sekitar satu, dua hari atau seminggu, untuk memastikan dialah pengasuh yang tepat untuk anak Anda.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.