3 Tren Kecantikan yang Bisa Merusak Penampilan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi filler/botox. Shutterstock

    Ilustrasi filler/botox. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren kecantikan semakin banyak bermunculan akhir-akhir ini. Tentu membuat beberapa perempuan berniat untuk mencobanya. Padahal tidak semua tren kecantikan aman dan cocok untuk semua orang.

    Baca juga:
    Wanita Indonesia Perawatan Kecantikan Sejak 13 Tahun

    Generasi Milenial Rela Habiskan Jutaan Rupiah untuk Kecantikan
    Tips Cantik: Cara Mengetahui Kosmetik Berkualitas atau Tidak

    Ada beberapa tren kecantikan yang wajib kamu hindari supaya tidak memperburuk penampilanmu. Simak ulasannya berikut ini. 

    Botox Ilustrasi suntik botox. shutterstock.com

    Botox sering jadi andalan banyak orang untuk memperbaiki penampilan mereka. Padahal dibanding dampak positif, botox justru akan memberikan dampak negatif lebih banyak. Salah satu dampak negatif botox adalah berkurangnya keelastisan kulit kita. Selain itu, suntik botox juga menimbukan efek samping seperti munculnya luka memar dan warna kulit yang tidak merata.

    Filler

    Ilustrasi fillers. Shutterstock

    Selain botox, filler juga menjadi tren kecantikan yang cukup sering dilakukan banyak orang. Hindari melakukan filler terutama pada wajah karena dapat menyebabkan sejumlah efek negatif. Beberapa diantaranya adalah alergi dan bengkak. Kulitmu akan langsung bereaksi jika tidak cocok dengan zat yang disuntikkan ke wajah.

    Artikel lain: 3 Bahan ini Wajib Dihindari Saat Membeli Produk Kecantikan

    Nail Art Berlebihan

    Lhouraii Li, seorang kreator nail art asal Inggris mempunyai impian untuk mengubah wajah dan dirinya menjadi seorang wanita yang cantik layaknya boneka Barbie. instagram.com

    Tidak hanya wajah saja, tren kecantikan pada kuku seperti nail art juga cukup sering dilakukan banyak orang. Pada dasarnya, nail art yang bagus adalah nail art yang bisa memberikan kesan elegan pada penampilanmu. Maka dari itu, pilihlah warna-warna netral dan hindari warna-warna mencolok seperti hijau, merah, kuning, ungu dan lain-lain.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.