Salah Pengobatan Penyakit Fay Nabila ini Bisa Ganggu Organ Lain

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fay Nabila. Instagram.com/faynabilalxndr

    Fay Nabila. Instagram.com/faynabilalxndr

    TEMPO.CO, Jakarta - Fay Nabila kini kembali beraktivitas di dunia hiburan. Setelah sebelulmnya ia sempat beristirahat total cukup lama di kediaman orang tuanya di Surabaya, Jawa Timur. Banyak pihak yang menduga-duga penyakit yang diderita Fay Nabila, karena pihak keluarga merahasikannya.  

    Baca juga:
    Penularan TBC Bisa Dicegah dengan Jaga Etika Saat Batuk

    Alasan Khusus Donna Agnesia Semangat Kampanye Bahaya TBC
    Ketika Penyakit Tuberkulosis Kebal Obat 

    Namun kini terungkap penyakit yang selama ini tidak disebutkan secara jelas oleh keluarga Fay Nabila adalah penyakit tuberkulosis alias TBC. Penyakit ini memang cukup serius yang jika tidak ditangani dengan baik, bisa berujung kematian pada penderitanya. 

    Fay Nabila sempat mengonsumsi obat penyakit tuberkulosis yang berakibat fatal pada kondisi kesehatannya. Fay pun harus memperhatikan asupan nutrisi untuk tubuhnya. Jika kurang bergizi juga berakibat fatal untuk kesehatannnya.
     
    "Kalau orang sakit TB itu harus 4 sehat 5 sempurna banget kayak susu, sayuran, pokoknya yang bergizi. Kalau kurang gizi kadang-kadang bisa budeg, enggak bisa melihat. Kalau kurang bagus makanan yang dikonsumsi bisa bikin mual, sakit kepala," kata Betty, ibunda Fay Nabila. "Coba diulik di Google obat Rifampisin, itu obat utamanya TBC gitu lo. Enggak semakin sembuh malah semakin parah dan malah menyerang levernya itu,".
     

    Setelah penyakit levernya berhasil disembuhkan, dokter sebuah rumah sakit di Surabaya merujuk supaya Fay Nabila ditangani oleh dokter spesialis penyakit paru. "Setelah levernya disembuhin, dilimpahin ke paru. Ke dokter paru saya bilang, 'dokter tidak ada yang menunjukkan positif Fay sakit itu lo. Saya pengin dia mulai dari awal mumpung dia break,'" kata ibunda Fay Nabila menirukan perkataannya kepada dokter spesialis paru. 

    ADVERTISEMENT

    Untuk memastikan apakah Fay Nabila benar positif menderita penyakit tuberkulosis atau tidak, dokter memeriksa dahaknya dengan menggunakan alat Genexpert. "Dokternya terus memeriksa dahak. Itu bukan dahak yang umum tapi pakai alat yang canggih, genexspert. Rumah sakit yang dicover pemerintah yang memiliki alat itu cuma ada 5 di Surabaya. Saya dirujuk ke rumah sakit Haji untuk periksa, hasilnya negatif," kata Betty.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.