Rachel Vennya Tetap Mengurus Anak Meski Punya Babysitter

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rachel Vennya. Instagram

    Rachel Vennya. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Rachel Vennya menggunakan bantuan pengasuh untuk mengurus putranya, Xabiru. Ini karena Rachel masih sibuk kuliah dan tengah mengerjajakan skripsi serta sibuk sebagai selebgram. Maka bantuan pengasuh sangat dibutuhkan.

    Baca juga:
    Rachel Vennya Jengkel Anaknya Disebut Memiliki Kelainan

    Anak Rachel Vennya Disebut Juling, Ini Fakta Penglihatan Bayi
    Fashion Mewah dan Tergemas Xabiru, Anak Rachel Vennya

    Meski begitu, sebagai ibu masa kini Rachel Vennya menyadari peran pengasuh tidak lebih sebagai seorang asisten yang membantu, bukan untuk menggantikan perannya sebagai ibu. Sebab itu, beberapa tugas utamanya sebagai ibu tetap dilakukan sendiri oleh Rachel Vennya, terutama yang dapat meningkatkan bonding antara dirinya dan anak pertamanya dari suaminya yang bernama Niko itu.

    (Instagram)
    (Instagram)

    "Aku pakai suster di rumah, tapi hanya sebagai helper," kata Rachel Vennya, di sela - sela acara festival musik anak Bubachella, akhir pekan lalu. "Jadi walau paginya aku kuliah, tapi pulangnya sempat pas jam makannya dia (Xabiru), tetap aku yang kasih dia makan, tetap aku yang mandiin dia," lanjutnya.

    Inspirasi untuk sebisa mungkin mengasuh anak sendiri didapat Rachel Vennya dari sang ibu. Rachel Vennya mengetahui pasti bagaimana ibunya dulu mengasuh dirinya tanpa bantuan ART atau pengasuh. 

    "Dulu ibu karena memang tak ada pilihan untuk punya ART, jadi mengurus anaknya sendirinya. Dia bisa ngasuh anaknya sambil menyetrika, sambil masak, itu kebayang susahnya," ujar Rachel Vennya. "Sekarang aku beruntung punya pilihan untuk dibantu asisten, tapi ya itu, aku tetap mengusahakan mengurus anakku sendiri," katanya.

    AURA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.