Kencan Bukan Hanya saat Pacaran, Lanjutkan setelah Menikah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suami istri. Shutterstock

    Ilustrasi suami istri. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Masa pacaran sepertinya selalu indah. Sayang, banyak dari kita hanya berkencan di masa pacaran dan melupakannya saat sudah berstatus suami istri.

    “Padahal kencan tetap perlu dilakukan setelah menikah. Tidak harus kencan di luar. Bisa saja kencan di rumah, tapi mengubah atau membuat suasana baru,” Matthew Hussey, pakar hubungan dan pelatih kencan dari Inggris.

    Artikel terkait:
    2 Kunci Hubungan Suami Istri Tetap Bergairah, Jangan Disepelekan
    10 Kiat Menjaga Kesehatan Seksual Suami-Istri
    Sibuk Urus Anak dan Bekerja, Hubungan Suami-Istri Terlunta  
    Pentingnya Suami-Istri Liburan tanpa Anak

    Misalnya, makan piza sambil menonton film di rumah dengan cahaya lilin. Atau Anda bisa mengusahakan kejutan makan malam di rumah. Sambut suami yang baru pulang dari kantor dengan nyala lilin, bunga, dan hidangan kesukaannya di meja makan.

    ADVERTISEMENT

    Sentuhan fisik salah satu kunci penting dalam hubungan. Terkadang, karena sibuk kita bahkan lupa kapan kali terakhir memeluk atau membelai rambut pasangan.

    Hussey menyarankan untuk memberi pasangan pelukan pagi atau malam sepulang kerja. Elus punggungnya, genggam tangannya, atau bahkan tawarkanlah pijatan kepadanya.

    “Sentuhan-sentuhan fisik ini meningkatkan hormon oksitosin, yang membangun keintiman, membuat Anda merasa lebih dekat, bahagia, dan dipenuhi cinta,” katanya.

    Tahap selanjutnya, tentu saja seks. Tidak harus  suami yang berinisiatif, terkadang Anda harus percaya diri memulainya. Ini memberikan tantangan tersendiri bagi pasangan. Ketahui juga keinginan terpendam atau fantasi seksnya dan berikan kejutan kepadanya. 

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.