5 Cara Orang Tua Menjaga Hubungan dengan Anak yang Tinggal Jauh

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak dan gadget. Shutterstock.com

    Ilustrasi anak dan gadget. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta – Setiap orang tua pasti selalu ingin berdekatan dan menghabiskan waktu bersama buah hati mereka. Namun beberapa orang tua harus tinggal berjauhan dengan anak-anak mereka  mereka sejak kecil, salah satunya atlet bulu tangkis, Gregoria Mariska Tunjung.

    Baca juga:
    Alasan Orang Tua Wajib Menanamkan Kebiasaan Baik pada Anak


    4 Manfaat Orang Tua Memeluk Anak

    Sejak bergabung dengan klub PB Mutiara pada tahun 2009 pada kelas 4 SD, Georgia harus menetap di Bandung, sementara orang tuanya tinggal di Wonogiri, Jawa Tengah. Namun, tinggal berjauhan bukanlah harga mati untuk membatasi kasih sayang antara orangtua dengan anak.

    Hal ini bukan berarti membuat momen manis antara keduanya terlewat begitu saja. Melansir laman Justparents, setidaknya ada lima hal yang bisa dilakukan orangtua saat berjauhan dengan anak mereka yang masih kecil.

    ADVERTISEMENT

    #1. Manfaatkan layanan pos
    Memang terkesan ketinggalan jaman menggunakan layanan pos di tengah kecanggihan teknologi dan internet saat ini. Namun pada dasarnya anak-anak kecil suka menerima kartu dan surat melalui pos. Menerima surat yang ditujukan khusus untuk anak membuatnya merasa penting dan dihargai. Lewat surat tersebut Anda bisa mengungkapkan rasa cinta, entah dengan menuliskan rasa rindu atau melukiskan sebuah gambar dengan cat crayon kesukaan buah hati Anda. Hal itu akan membuatnya senang, bahkan beberapa di antara mereka ada yang menunjukannya secara bangga pada teman-temannya.

    #2. Tradisi menelepon
    Melalui telepon, Anda bisa berkomunikasi dengan siapa dan kapan saja. Untuk itu, Anda bisa menggunakan alat ini untuk menanyakan kabar anak, apa yang sedang dia lakukan atau sekedar bercerita. Namun jika anak mempunyai jadwal yang sibuk, buatlah jadwal kapan Anda tidak menggangu aktivitas sang anak. Pastikan Anda terus menelponnya setiap minggu. Biasanya anak-anak akan selau menunggu momen di mana orangtua akan menghubungi mereka, untuk menceritakan semua pengalamannya dengan antusias.

    #3. Berlibur
    Saat orangtua dengan anak tinggal berjauhan mungkin ini adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, sepertinya Anda bisa menjadwalkan untuk berlibur bersama sesekali. Hal ini akan membuat kedua belah pihak akan merasakan kedekatan yang lebih dibanding dengan berkomunikasi lewat telpon. Ini juga bisa menjadi kesempatan bagi anak-anak tersebut untuk beristirahat sejenak dari aktivitasnya. Secara tidak langsung akan memberi dukungan, menambah semangat dan energi dari pada anak itu sendiri.

    Artikel lain:
    Si Kecil Ingin Jadi Model, Ini 6 Manfaat buat Orang Tua dan Anak 

    Pola Asuh Narsis, Jangan Lupa Ajarkan Anak Empati 

    #4. Email
    Saat anak Anda mulai sedikit tumbuh besar, ia akan mengenal soal penggunaan surat elektronik atau email. Maka beralihlah ke media ini untuk melanjutkan komunikasi atau pengganti pengiriman kartus pos sebelumnya. Pastikan kedua orang tua memiliki akses ke akun email, sehingga Anda dapat memantau dan menghapus email spam yang tidak pantas yang menemukan jalan mereka ke kotak masuk.

    #5. Perayaan Ulang Tahun
    Ini adalah salah satu hal pening yang harus dilakukan. Setiap tahun, anak Anda akan mengalami pertambahan umur. Jika Anda tidak bisa bersamanya setap waktu, tidak ada salahnya untuk hadir di momen spesialnya ini. Setidaknya selain didampingi teman-temannya dalam melewati pergantian usia, ada orang tua yang memberinya doa dan mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya secara langsung. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.