Jerawat dan 2 Masalah Ini Kerap Menghantui Usia Remaja

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gadis atau anak perempuan memencet jerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi gadis atau anak perempuan memencet jerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masa remaja dapat dikatakan masa-masa menyenangkan dari semua perjalanan hidup seseorang. Namun, kadangi tak semua orang mengalaminya karena terhalang dengan beberapa masalah seperti jerawat hingga bau badan.

    Baca juga:
    Merawat Kulit Remaja, Tak Berjerawat dan Tiada Bekas

    Alasan Remaja Belum Boleh Merias Wajah

    Hal ini tentu dapat merusak penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Menurut Dokter Dermato-venereologist Martinus setidaknya ada tiga masalah besar yang selalu mereka alami khususnya pada masa pubertas. Masalah-masalah ini akan datang pada siapa saja dan siap menghantui mereka kapan saja.

    #1. Jerawat
    Rasanya tidak ada seorangpun yang bisa terbebas dari masalah ini. Martinus mengatakan jerawat merupakan masalah kulit yang paling mengganggu remaja, bahkan sekitar 80 persen remaja pasti pernah mengalaminya. Jerawat disebabkan gangguan pada kelenjar pilosebaseus yang ditandai dengan sumbatan dan peradangan folikel. Selain itu, juga disebabkan karena masalah kebersihan kulit, pola makan, hormonal, psikologis dan infeksi bakteri.

    ADVERTISEMENT

    “Jerawatn ini biasanya mulai dirasakan setelah seorang remaja mulai memasuki usia pubertas,” kata Martinus dalam acara Bamed bertajuk Skincare Through Decades of Life di kawasan Cikini, Jakarta, belum lama ini. Jerawat terjadi dengan rentan usia yang bervariasi pada setiap orang. Bisanya remaja perempuan mulai mengalami jerawat pada usia 14-17 tahun, dan remaja laki-laki pada usia 16-19 tahun. 

    #2. Kulit berminyak
    Hal ini biasanya terjadi karena masa pubertas pada remaja sudah mulai aktif. Pada masa ini kulit berminyak akan melanda hingga bagian atas tubuh seperti kulit wajah hingga kulit kepala. Menurut Martinus, ini bisanya terjadi dengan adanya beberapa faktor seperti genetik, hormonal, stress, cuaca panas atau lembab.

    Martinus mengatakan masalah kulit wajah kebanyakan dikaitkan dengan jerawat, padahal ada juga remaja yang hanya mengalami wajah berminyak namun tidak disertai jerawat. Masalah ini kemudian menimbulkan beberapa efek pada kulit wajah seperti membuat wajah tampak mengkilap, lengket serta berpori-pori lebar atau kasar. “Inilah yang sering membuat remaja jadi tidakk percaya diri,” kata Martinus.

    #3. Keringat berlebih atau bau badan
    Saat memasuki usia pubertas, produksi keringat akan meningkat dari sebelumnya. Tentu hal ini membuat kebanyakan remaja menjadi tidak nyaman. Keringat berlebih biasanya sering terjadi pada area tubuh seperti di wilayah ketiak, kaki, mulut, bahkan kelamin. “Bau badan yang menyengat merupakan tantangan besar karena bisa membuat remaja minder bahkan mengasingkan diri dari kelompoknya,” kata Martinus. 

    Artikel lain:
    4 Sebab Munculnya Jerawat pada Remaja
    Alasan Wanita Muda Indonesia Masih Mementingkan Kulit Putih


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...