Jangan Beri Susu Bayi dengan Dot, Ini Kata Dokter

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi minum susu botol. webmd.com

    Ilustrasi bayi minum susu botol. webmd.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Buat para ibu yang ingin kembali kerja setelah melahirkan harus tetap memberikan air susu ibu (ASI) pada bayi. Ibu dapat memerah payudara dan memberikan ASI perah (ASIP) pada bayi saat ibu sedang bekerja.

    Namun, satu hal penting yang perlu diketahui adalah untuk tidak menggunakan dot saat memberikan ASIP. Banyak ibu yang berpikir kalau menggunakan dot saat memberikan ASIP akan lebih mudah untuk bayi karena bentuk dot yang sama dengan bentuk puting payudara. Padahal, menggunakan dot untuk memberikan ASIP dapat menimbulkan banyak masalah, termasuk bingung puting.

    Artikel terkait:
    Ingat, Tak Semua Susu Baik untuk Anak. Ini Contohnya
    Susu Kedelai, Paling Bergizi Dibanding Almond dan Beras
    Mari Menjaga Kesehatan Kulit dengan Susu
    Kemenkes Ingatkan Produk Kental Manis Bukan Susu untuk Anak

    “Bingung puting adalah kondisi saat bayi tidak mau menyusu karena sudah terbiasa dengan dot. Dia akan menolak payudara ibu, bisa sampai stres dan tidak suka melihat ibu,” tutur  dr. Ranti A. Hana.

    Ranti juga menjelaskan kalau bayi dengan dot hanya membuka kecil mulutnya. Kalau menggunakan dot terus menerus, nanti bayi tidak akan membuka mulut dengan lebar saat menyusu.

    Bila hal tersebut terjadi, susu tidak keluar dengan efektif dan puting bisa menjadi nyeri. Memberikan ASIP dengan gelas juga lebih bisa menyesuaikan porsi dengan keinginan bayi, sedangkan menggunakan dot biasanya malah overfeeding.

    Tidak hanya itu, penggunaan dot juga dapat meningkatkan maloklusi gigi, kondisi gigi yang tidak beraturan. Karena dot juga lebih pendek masuk ke dalam mulut, susu juga akan tergenang di rongga mulut dan bisa menyebabkan lubang pada gigi dan infeksi lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.