Bayi Sudah Waktunya MPASI, Perhatikan Nutrisi yang Tepat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bayi Makan. vividbaby.com

    Ilustrasi Bayi Makan. vividbaby.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) yang tidak tepat waktu atau tidak cukup bisa menjadi salah satu penyebab anak stunting dan gagal tumbuh. Banyak yang tidak tahu komposisi apa yang diperlukan MPASI agar anak mendapatkan gizi yang cukup.

    Baca juga:
    Bunda, Perhatikan Menu MPASI yang Dianjurkan untuk Si Kecil

    Cermat Memilih MPASI

    Dokter spesialis anak dan konsultan nutrisi serta penyakit metabolik FKUI/RSCM, Damayanti Rusli Sjarif mengatakan sebelum memberi bayi MPASI, ibu perlu melihat terlebih dahulu apabila kondisi bayi sudah menunjukkan tanda-tanda siap makan. “Kepala sudah tegak, lidah tidak menjulur-julur lagi. Bila kepala belum tegak, belum bisa diberi makanan padat karena bisa tersedak,” ujar Damayanti Rusli Sjarif, saat ditemui di Paradigma Café, Jakarta Pusat, Senin 13 Agustus 2018.

    Pada saat memberikan MPASI hal yang perlu diperhatikan adalah jenis makanan apa yang sebaiknya diberikan kepada bayi. Pertama, ibu harus mengetahui kalau komposisi ASI terdiri dari 55 persen lemak, 30 persen karbohidrat, dan sekitar 5 persen protein. “Ketiga zat gizi ini yang merupakan makronutrisi; lemak, karbohidrat dan protein adalah building block untuk pembentukan otak dan pertumbuhan tinggi badan,” lanjut dokter Damayanti.

    Melihat tren di antara para ibu muda yang hanya memberikan puree sayur dan buah sebagai MPASI atau bahkan memberi ASI eksklusif sampai 18 bulan, dokter Damayanti mengingatkan kedua hal tersebut tidak akan memberikan gizi yang cukup untuk bayi. Jadi, nutrisi apa yang diperlukan di dalam MPASI?  MPASI harus mengandung protein hewani dan sumber energi yang cukup, karena tanpa kedua hal tersebut, bayi tidak akan menerima gizi yang cukup. Pada akhirnya, bayi bisa menderita stunting. Sumber protein hewani yang paling dianjurkan adalah whey protein, telur, susu, ikan, ayam, dan daging merah.

    “Apakah makanan padat yang perlu diberikan selain ASI? Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, zinc, semuanya harus ada di makanannya,” jelas dokter Damayanti. Bila tidak bisa mendapatkan makanan yang memiliki kandungan tersebut, ada banyak produk yang menjual MPASI yang bisa memberikan gizi yang cukup. Tentunya ada yang perlu diperhatikan sebelum membeli produk MPASI.

    Artikel lain:
    Ahli Jelaskan Fakta di Balik 6 Mitos Menyusui dan MPASI


    5 Rekomendasi MPASI untuk Anak dari Laura Basuki

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menganjurkan beberapa MPASI yang sesuai dengan Codex untuk para ibu yang khawatir tidak bisa mendapatkan makanan dengan gizi yang dibutuhkan. Karena itu carilah produk yang sudah memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), karena mereka mengikuti Codex, aturan produk makanan yang sesuai dengan peraturan WHO dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO). Produk MPASI juga tidak boleh menggunakan pengawet karena hal tersebut bahaya untuk bayi.

    Dokter Damayanti mengingatkan MPASI yang paling sederhana adalah makanan rumah yang juga dimakan oleh orang tua. “Apa yang ibu makan, anak juga boleh makan. Hanya teksturnya diganti, nanti makin lama teksturnya makin padat,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.