Jumat, 19 Oktober 2018

Dina Lorenza Cerai, 7 Cara Menjaga Hubungan dengan Mantan Suami

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dina Lorenza tampil dalam Si.Se.Sa 3rd Annual Fashion Show

    Dina Lorenza tampil dalam Si.Se.Sa 3rd Annual Fashion Show "The Khadeeja," di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu 18 April 2018. TEMPO/Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Dina Lorenza bercerai dengan suaminya Ghatan Saleh Halibi sejak 25 Juli 2018. Mereka dikaruniai dua orang anak. Perceraian ini yang kedua bagi Dina Lorenza. Sebelumnya ia pernah gagal dalam menjalin rumah tangga dengan pereli Muhammad Herukusuma.

    Baca juga:
    Dina Lorenza Bercerai, Ketahui 8 Faktor Penyebab Perceraian

    Dina Lorenza Punya Bisnis Fashion, Penampilannya Tetap Sederhana

    Meski bercerai, hubungan dengan mantan suami tentu tidak akan selesai sampai di situ, terlebih jika memiliki anak. Setiap pasangan yang bercerai, yang harus di perhatikan kedepannya adalah bagaimana bisa tetap menjalin hubungan yang sehat dengan mantan agar semua berjalan baik-baik saja.

    Ada beberapa kita yang bisa dilakukan jika tetap harus menjaga hubungan baik dengan mantan suami pasca perceraian, seperti dikutip dari laman Goodhousekeeping berikut ini. 

    #1. Berpikir sebelum bicara
    Kedengarannya begitu sederhana, tetapi tidak membiarkan kata-kata mengalir keluar dari mulut akan membuat terdengar lebih rasional. Sebelum berbicara di telepon, buatlah daftar topik yang perlu  diskusikan terlebih dahulu, seperti jadwal untuk anak-anak atau dokumen yang perlu diselesaikan bersama.

    #2. Timbal Balik
    Ingat jika sudah tidak lagi berada dalam ikatan pernikahan. Maka, jika Anda bisa mengubah jadwal untuk anak-anak maka tidak menutup kemungkinan mantan juga akan melakukan hal yang sama. Begitu juga ketika terlambat satu hari untuk menjemput anak dari sekolah, akan jauh lebih mudah untuk meminta mantan untuk membantu jika telah melakukan hal yang sama.

    #3. Perlakukan sebagaimana mestinya
    Sebagai aturan, jangan membuatnya lebih buruk dan membuatnya sulit untuk orang lain. Perlakukan mantan setidaknya sebaik Anda memperlakukan orang asing di jalan. Itu akan membuat hubungan yang sehat diantara kalian berdua setelah perpisahan.

    #4. Ingat siapa yang diajak bicara
    Seberapa pun kesal, marah dan benci akan perpisahan itu ingatlah bahwa mantan tetap saja ayah dari anak-anak Anda. Sebab itu, jangan sampai berbicara dengan cara yag salah yang memiliki potensi buruk ke depannya.

    #5. Tidak melibatkan anak-anak
    Anak-anak sudah pasti akan menjadi korban dalam sebuah perceraian orang tua mereka. Seberapa pun menyakitkannya perceraian yang dialami, pastikan anak-anak Anda tidak perlu mengetahuinya. Ini akan membuat hubungan sehat dengan mantan sekaligus anak-anak kalian berdua.

    Artikel lain:
    Setelah Pakai Hijab, Rezeki Dina Lorenza Tetap Lancar

    Gaya Hijab Dina Lorenza yang Khas, Cocok untuk Semua Acara

    #6. Jangan dipikirkan terus menerus
    Bagaimanapun kalian pernah hidup bersama dalam beberapa waktu. Saat memutuskan bercerai, Anda pasti akan berpikir soal apa saja yang sudah dilewati dan habiskan selagi bersama seperti waktu, materi serta pikiran. Tapi, alangkah baiknya itu segera dilupakan untuk bisa mendapatkan hubungan yang sehat dengan mantan.

    #7. Lakukan koreksi
    Ketika mulai merasa marah, cobalah berhenti dan tanyakan pada diri sendiri soal apa yang membuat marah. Apakah ini terkait soal yang dilakukan mantan di masa sekarang atau justru di masa lalu. Jangan biarkan rasa itu justru merusak hubungan baik yang telah dijalin dengan mantan, setelah perpisahan kalian. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.