Melajang Lebih Baik dari Menikah, dari Sisi Apa?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita lajang bahagia. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita lajang bahagia. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Antonia Hall, seorang psikolog dan ahli hubungan serta penulis buku-buku Sexy Little Guide mengatakan bahwa pernikahan memang dapat dipandang sebagai proses transformasional yang memberikan dampak positif bagi kehidupan.

    Namun, sayangnya hal tersebut tidak berlaku untuk semua orang. Pasalnya, ada beberapa orang yang justru secara alami tidak cocok dengan kehidupan pernikahan.

    Baca juga:
    7 Fakta Hidup Melajang, Bahagia atau Sengsara?
    Melajang Bisa Terasa Indah dan Nikmat, Coba Saja 6 Hal Ini
    Studi: Wanita Lajang Lebih Sehat Daripada Wanita Menikah  
    Pilih Melajang, Nikmati 5 Keuntungannya

    “Beberapa orang benar-benar lebih bahagia ketika hidup melajang daripada berada dalam suatu hubungan dan itu normal dan sehat,” katanya, seperti dikutip Bustle.

    Bagi sebagian orang, lanjutnya, menjadi lajang memungkinkan mereka untuk lebih menikmati hidup dan kebahagiaannya sendiri.

    Antonia menambahkan menikah atau memiliki hubungan jangka panjang dapat membawa banyak kebahagiaan dan manfaat kesehatan bagi kehidupan, hanya jika hubungan tersebut positif. Sementara itu, ketika seseorang menjalani hubungan yang buruk kemudian menjadi stres, tentu akan memiliki konsekuensi besar bagi kesehatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.