Selasa, 20 November 2018

4 Hal yang Harus Dilakukan bila Ada Bencana seperti Gempa Lombok

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mencari barang-barang miliknya di depan rumah yang rusak akibat gempa bumi di Desa Sajang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Senin, 30 Juli 2018. Gempa bumi tersebut telah menghancurkan ratusan rumah warga. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Warga mencari barang-barang miliknya di depan rumah yang rusak akibat gempa bumi di Desa Sajang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Senin, 30 Juli 2018. Gempa bumi tersebut telah menghancurkan ratusan rumah warga. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Musibah gempa sebesar 6,4 SR yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu, 29 Juli 2018, telah memakan banyak korban, Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita untuk lebih waspada.

    Sangat penting untuk mengetahui hal apa yang harus dilakukan saat gempa terjadi seperti gempa Lombok sehingga keselamatan terjamin. Berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan ketika terjadi gempa, seperti dilansir dari Instagram resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), @kemdikbud.ri.

    Artikel lain:
    Kiat Melindungi Anak Saat Gempa Bumi
    Anak Takut Saat Gempa Bumi, Ini yang Harus Dilakukan Orang Tua
    Gempa Lombok, Kawasan Wisata Gili dan Pantai Senggigi Aman
    BMKG Imbau Masyarakat Tiru Cara Orang Jepang Hadapi Gempa

    Pertama, jika berada di dalam bangunan, lindungilah badan dan kepala dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau benda lainnya.

    "Cari tempat yang aman dari reruntuhan dan goncangan," paparnya.

    Apabila kondisi memungkinkan, berlarilah keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

    Kedua, jika berada di pegunungan, apabila terjadi gempa bumi, hindari diri dari area yang memungkinkan terjadi longsor.

    Ketiga, jika tengah berada di pantai, segeralah untuk menjauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami. Sementara keempat, jika berada di tempat terbuka, hindari bangunan yang ada di sekitar, seperti gedung, tiang listrik, dan pohon.

    "Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah," lanjutnya.

    Secara geografis, Indonesia memang rawan terhadap gempa karena dilewati gugusan gunung api dunia. Adapun, secara geologis, posisi Indonesia berada pada tiga pertemuan lempeng tektonik dunia, yaitu lempeng Indonesia-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik.

    Oleh sebab itu, sikap antisipasi dan waspada harus dimiliki oleh setiap masyarakat Indonesia terhadap bencana alam tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.