Label Fashion KAMI Tampilkan Koleksi Terinspirasi Gurun Pasir

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koleksi Sabaku dari Kami - Bisnis.com/Istimewa

    Koleksi Sabaku dari Kami - Bisnis.com/Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Merek fashion modest wear KAMI memamerkan 10 tampilan koleksi terbaru pada Jakarta Modest Fashion Week yang diadakan pada 26 – 29 Juli 2018 di Mall Gandaria City. Koleksi dengan judul ‘SABAKU’ ini merupakan ekstensi dari koleksi bertema Cacti, yang menceritakan kisah yang berbeda melalui keunikan pada desain printed-nya.

    Baca juga: Label Kami Hadirkan Nuansa Alam dalam Koleksi Lebaran 2018

    Koleksi SABAKU merupakan fesyen ready to wear dengan tampilan yang sederhana namun tetap memukau. Didominasi oleh sentuhan warna coklat yang menggambarkan suasana gurun pasir, koleksi SABAKU menggunakan material bahan satin yang dijahit menjadi potongan desain yang sedikit menjuntai dan berlapis.

    Berbeda dari koleksi sebelumnya, SABAKU menceritakan tentang kehidupan manusia pada umumnya, di mana di dalamnya ada kesulitan dan harapan.

    Artikel lainnya:
    Asian Games 2018, Erick Thohir: Kita Tidak Kumal, tapi Cantik
    Nia Ramadhani Pakai Jeans dan Tank Top, Merasa ABG

    “Koleksi ini terinspirasi oleh kaktus dan gurun pasir, nama SABAKU sendiri memiliki arti padang pasir. Yang merupakan simbol kesulitan dan hambatan dalam kehidupan, serta kaktus yang merupakan elemen utama dalam motif baru KAMI ini adalah simbol kehidupan dan kekuatan yang diperoleh setelah melewati kesulitan," ujar Nadya Karina, Creative Director dan Co-Founder KAMI. 

    Dia menambahkan koleksi ini juga menunjukkan bahwa tidak peduli betapa sulitnya hidup yang kita hadapi, kita masih memiliki harapan di dalamnya dan bisa membuat hidup kita kembali indah dengan kekuatan yang mereka miliki. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.