Hari Anak Nasional, Cita-cita Kids Jaman Now pun Sudah Berbeda

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak membaca buku. Shutterstock

    Ilustrasi anak membaca buku. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli. LinkedIn, sebuah jaringan profesional terbesar di dunia, pernah merilis hasil survei dan infografis tentang "Pekerjaan Impian Semasa Kecil".

    Survei dilakukan kepada lebih dari 1.000 pelajar dengan rentang usia 16-23 tahun dan profesional muda pada rentang usia 25-36 di Indonesia. Survei ini mengungkap evolusi pekerjaan impian masa kecil favorit orang Indonesia dari masa ke masa, tantangan yang dihadapi, dan kesempatan yang bisa diraih.

    Artikel lain:
    Belajar dari Anak
    Pilih Metode Belajar yang Tepat Buat Anak
    Hari Anak, Jadilah Sahabat Bukan Bos Mereka
    Nutrisi Pengaruhi Kemampuan Bersosialisasi pada Anak

    Jika dulu cita-cita yang menjadi favorit dan populer di kalangan anak-anak adalah dokter, polisi, dan guru, kini semua itu telah berubah. Berdasarkan hasil survei, diketahui berbagai jenis pekerjaan impian yang populer di kalangan kids jaman now atau pelajar masa kini, yakni wiraswasta atau pengusaha, spesialis bidang IT, akuntan, perbankan, dan ilmuwan atau insinyur.

    Sementara itu, di kalangan profesional muda, pekerjaan impian yang populer di antaranya dokter atau suster, pengusaha, guru atau dosen, polisi, dan ilmuwan atau insinyur.

    Hampir setengah dari seluruh pelajar yang disurvei menyatakan bahwa mereka memiliki minat besar terhadap pekerjaan impian tersebut dan memiliki arti yang spesial bagi mereka, dengan lebih dari 30 persen menyatakan bahwa seseorang atau sesuatu telah menginspirasi mereka.

    Hal ini semakin diperkuat oleh dukungan orang tua, di mana 94 persen merasa didukung penuh oleh orang tua dan 89 persen memiliki kepercayaan diri dan merasa mampu meraih impian mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.