Kamis, 22 November 2018

Bolehkah Anak Sakit atau Masuk Angin Kerokan? Ini Kata Dokter

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak sakit. shutterstock.com

    Ilustrasi anak sakit. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika anak masuk angin, banyak orang tua yang membantu mengatasi sakitnya dengan kerokan. Namun, ternyata mengerok anak kecil yang sedang sakit tidak disarankan.

    Dokter umum yang praktik di Klinik Apotek Kasuari, Bintaro Sektor 9, Tangsel, dr. Cindhe, mengungkapkan bahwa kerokan justru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada anak. Selain itu, anak kecil belum bisa mendeskripsikan dengan jelas rasa sakit yang dialami.

    "Terkadang kita salah mengartikan rasa sakit anak dan berinisiatif langsung mengeroknya. Padahal, misalnya sakitnya yang lain bukan karena itu (masuk angin)," katanya.

    Baca juga:
    5 Tanda Anda Sakit
    7 Jurus Agar Tak Gampang Sakit
    Si Dia Sakit Parah, Terus atau Putus?
    Cek, Apa Saja Pemicu Sakit Gigi

    Lantas, bagaimana dengan orang tua yang menempelkan bawang pada anak kala masuk angin? Panas yang timbul dari bawang maupun mengerok dengan koin akan memicu terjadinya inflamasi.

    Proses inflamasi ini akan memperlancar aliran darah dan meningkatkan kadar endorfin yang membuat seseorang lebih rileks dan segar. Hanya saja, kemungkinan anak merasa tidak nyaman.

    "Karena kalau pakai bawang, kadang-kadang bukannya hangat malah panas. Jadi bikin tidak nyaman, tapi bukan berarti berbahaya," imbuh Cindhe.

    Saran Cindhe, sebaiknya anak diperiksakan ke dokter terlebih dulu. "Cuma memang ada beberapa anak yang senang dikerok karena terbiasa sejak kecil," paparnya.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.