Kamis, 20 September 2018

4 Bahan Alami Pengganti Pasta Gigi, Bebas Bahan Kimia

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasta gigi

    Pasta gigi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak risiko kesehatan kalau kita tanpa sengaja menelan pasta gigi. Kandungan sodium florida alias fluoride pada pasta gigi hingga kini masih kontroversial penggunaannya.

    Selain itu, pasta gigi yang kita jumpai saat ini umumnya juga mengandung pengawet, pewarna sintetis, dan pemanis buatan. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya kalau kita mulai melirik bahan-bahan alami berikut sebagai pengganti pasta gigi.

    Baca juga:
    Masalah Bau Mulut Bisa Karena Pasta Gigi yang Tidak Tepat
    Selain buat Gigi, Pasta Gigi juga Ampuh Bersihkan Kaca dan Toilet
    Bicara A-Z tentang Menyikat Gigi dan Bahan Pasta Gigi
    Atasi Jerawat dengan Pasta Gigi, Simak Caranya Berikut Ini

    #Garam
    Garam memiliki kandungan mineral yang tinggi sehingga bisa membantu merawat kesehatan gigi. Kandungan garam juga bisa memutihkan gigi. Akan tetapi, penggunaan garam laut secara langsung pada gigi bisa membuat gusi dan bibir lecet. Sebaiknya, campur garam laut dengan bahan lain, seperti tanah liat atau air sebelum digunakan untuk menggosok gigi.

    #Minyak kelapa
    Minyak kelapa atau Virgin Coconut Oil bisa jadi pilihan bagus untuk mengganti pasta gigi. Pasalnya, bahan ini punya manfaat antijamur dan antibakteri yang baik untuk menjaga kondisi gigi dan mulut.

    #Baking soda
    Menggunakan baking soda untuk menyikat gigi bermanfaat untuk menghilangkan kotoran dan plak pada gigi. Namun, sama halnya dengan garam, penggunaan baking soda secara langsung bisa menyebabkan lecet pada gusi dan mulut.

    #Tanah liat
    Penggunaan bahan ini untuk merawat kebersihan gigi sudah dilakukan sejak jaman dahulu. Kakek dan nenek kita mungkin familiar dengan penggunaan tanah liat sebagai pasta gigi. Tanah liat konon dapat memutihkan gigi, termasuk akibat sering meminum kopi, teh, atau merokok.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.