Saran Psikolog Hadapi Haters di Media Sosial

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Media Sosial. Kredit: Forbes

    Ilustrasi Media Sosial. Kredit: Forbes

    TEMPO.CO, Jakarta - Di media sosial, banyak orang merasa bebas untuk mengatakan apapun yang mereka inginkan tanpa berpikir lebih lanjut. Banyak haters yang dengan cepat mengolok atau meledek seseorang melalui media sosial, terutama pada figur publik. Menghadapi haters sebenarnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, tetapi juga harus hati-hati karena bisa membuat kondisi lebih buruk dari sebelumnya.

    Psikolog Klinik Medifa, Rena Masri, menjelaskan berbagai cara untuk menghadapi haters di media sosial. “Jika tidak terlalu banyak hatersnya dan kita tidak merasa terganggu, bisa didiamkan atau kita bicara secara tegas, jika apa yang ia katakan itu menyakiti perasaan kita,” tutur Rena Masri kepada Tempo, Selasa 26 Juni 2018.

    Baca juga:

    Wajah Ayu Ting Ting Diubah Jadi Monyet, Alasan Orang Jadi Haters

    Haters Ubah Foto Ayu Ting Ting, Psikolog Jelaskan Alasannya

    Salah satu tips yang paling penting adalah untuk tetap tenang dan santai saat menghadapi haters. Banyak yang menjadi stres saat menghadapi haters, dan hal tersebut bisa berdampak pada kesehatan mental. Dengan melakukan hal ini, haters juga terkadang akan merasa bosan dan letih sendiri.

    Tentunya bila haters sudah mulai mengganggu atau menyebarkan berita yang tidak benar, ada juga cara untuk menghadapinya dengan baik. “Kita bisa melakukan langkah yang lebih konkret, misalnya pengaduan ke pihak pihak tertentu agar ‘haters’ kedepannya bisa lebih baik dalam berkomentar dan ada efek jera,” lanjut Rena.

    Anda juga bisa menghadapinya dengan cara membantunya. Ada haters yang memang membutuhkan perhatian, karena merasa rendah diri atau kurang perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Anda bisa membantu mereka mencari pertolongan dari ahli, misalnya seorang konselor, psikolog, atau psikiater. 

    Baca juga:

    Trik Supaya Punya Banyak Pengikut di Media Sosial

    Jangan Memamerkan 4 Hal Ini di Media Sosial, Simak Alasannya

    Lalu bagaimana bila Anda melihat seorang teman yang menjadi haters dan suka meledek atau mengolok orang lain? Bila apa yang mereka tulis atau post di media sosial membuat Anda merasa emosional, sebaiknya “unfriend” agar membuat pikiran tenang. “Agar pikiran kita juga menjadi lebih tenang dan tidak terusik dengan kata kata negatif yang dituliskannya,” jelas Rena.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.