Rabu, 19 Desember 2018

Desain Busana Muslim Akan Lebih Sederhana di 2019

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi busana muslim. antara.com

    Ilustrasi busana muslim. antara.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Perancang dan Penguasaha Mode Indonesia (APPMI) DKI Jakarta beberapa waktu lalu menyelenggarakan Ramadan Runway 2019.  Ajang itu diikuti oleh lebih dari 70 brand fashion guna memberikan referensi utama tren busana muslim Indonesia pada 2018. 

    Ketua APPMI DKI Jakarta, Rudy Chandra, mengatakan penyelengaraan ajang tersebut memberikan warna penting dalam industri fashion Indonesia. Hal tersebut menggambarkan kreativitas dan semangat para desainer untuk memberikan hal yang terbaik kepada para pecinta busana muslim.

    “Dan sebagai referensi utama tren fashion muslim tahun depan, Ramadan Runway 2019 merupakan bagian penting dalam perjalanan Indonesia menuju kiblat fashion muslim dunia di tahun 2020 mendatang,” ujar Rudy melalui keterangan resmi Rabu, 27 Juni 2018.

    Artikel lain:
    Busana Muslim Hurrem by Fia Terinspirasi Bulu Ayam
    Busana Muslim Sporty Sampai Syari di JFW 2018
    Busana Muslim Buatan Indonesia Merambah London
    Busana Muslim Bertema Hutan Rimba dari Si.Se.Sa

    Selama penyelenggaraan acara tersebut, tercatat jumlah total transaksi mencapai Rp 6,35 miliar dan berhasil meningkatkan trafik pengunjung mal hingga 51 persen daripada rata-rata jumlah pengunjung pada hari biasa. Omset tertinggi diraih oleh Batique dengan total penjualan Rp 520 Juta. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari pencinta mode Tanah Air.

    Rudy menambahkan, berkaca dari beragam koleksi yang ditampilkan pada Ramadan Runway 2019, pihaknya menilai tahun depan akan menikmati tren busana muslim dengan desain yang lebih simpel, ringan, dan dapat digunakan dalam berbagai kesempatan.

    “Material seperti organdy, chiffon, most crepe, cotton silk akan mudah ditemui dalam karya para desainer. Warna-warna yang memberi kesan sejuk akan mendominasi, begitu pula warna-warna basic, seperti hitam, putih, off-white, navy blue, dan abu-abu,” jelasnya.

    Dia memprediksi sejumlah desainer yang berpartisipasi dalam Ramadan Runway 2019 harus mendapat perhatian penting dari para penggila fashion. Pasalnya, sejumlah desainer memiliki kreativitas yang sangat kuat, seperti Ariy Arka, Dana Duryatna, dan Nita Seno Adjie.

    Abee by Ariy Arka sering menampilkan sentuhan bordir dan karyanya selalu dinantikan oleh para pecinta fashion. Dana Duryatna memiliki konsumen setia yang selalu memilih desain busana-busana longgar dengan bahan-bahan print dari linen dan katun. Nita Seno Adjie, yang sering tampil di panggung fashion mancanegara, sangat piawai memadukan desain modern dengan motif-motif tradisional.

    Umumnya, mereka tidak berusaha menonjolkan salah satu, modern atau tradisional. Harmoni dalam usaha menampilkan new look, mengikuti arus tren mode, dan memberi sentuhan tradisi tanpa kehilangan ciri khas dari brand adalah tantangan tersendiri bagi para desainer. Inilah yang membuat karya setiap desainer unik dan selalu mendapat tempat di hati para pecinta fashion Indonesia yang multikultural.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.