Pilkada Serentak 2018, Ini Cara Puti Guntur Soekarno Jaga Stamina

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puti Guntur Soekarno. TEMPO/Ijar Karim

    Puti Guntur Soekarno. TEMPO/Ijar Karim

    TEMPO.CO, JakartaPuti Guntur Soekarno salah satu kandidat calon wakil gubernur Jawa Timur yang ikut memperebutkan suara dalam Pilkada serentak 2018. Selama masa kampanye lalu dia tentu memiliki cara khusus untuk menjaga tubuhnya tetap bugar dan sehat.

    Salah satu cara yang dilakukannya adalah tidur yang berkualitas. “Saya tidak mematok berapa jam, yang penting kualitasnya,” ujar Puti seperti dikutip dari Koran Tempo. “Lalu, berpikir positif. Jangan sampai semua hal jadi beban pikiran.”

    Baca juga:

    Pilkada Serentak 2018, Tilik Gaya Kerudung Puti Guntur Soekarno

    Jaga Kecantikan, Puti Guntur Soekarno Malas ke Salon dan Klinik

    Selain menjaga kebugaran tubuhnya dengan tidur berkualitas, Puti Guntur Soekarno juga memperhatikan asupan makannya. Setiap pagi Puti selalu menyantap dua butir putih telur, ditambah roti dan vitamin. Sedangkan jika harus bepergian jauh dan cuaca tak menentu, cucu Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno ini, meminum air jahe yang dibuat sendiri.

    Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno meninjau ambruknya jembatan Widang di Kabupaten Tuban, Selasa, 17 April 2018. (Istimewa).

    Baca juga:

    Puti Guntur Soekarno Cerita Kencan Ayah Ibunya di Warung

    Sesibuk Apapun, Keluarga Tetap Nomor 1 buat Puti Guntur Soekarno

    Puti Guntur Soekarno mengaku tak ada pantangan khusus soal makanan. Namun kini mengurangi minum es dan karbohidrat. Sebagai gantinya, ibu dua anak ini lebih banyak mengkonsumsi sayur-sayuran.

    "Enggak ada pantangan makan. tapi kalau lagi diet, saya mengurangi gorengan dan yang manis-manis. Sekarang paling hanya mengurangi karbohidrat, " ungkapnya.

    Sebelum menjadi anggota legislatif dan aktif di politik, istri Joy Kameron selalu menyempatkan diri untuk berolahraga dengan cara berjalan di atas treadmill selama 45 menit. Tapi kini, kebiasaan tersebut tak lagi sempat ia lakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.