Senin, 19 November 2018

Pilkada Serentak 2018, Tilik Gaya Kerudung Puti Guntur Soekarno

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puti Guntur Soekarno. TEMPO/Ijar Karim

    Puti Guntur Soekarno. TEMPO/Ijar Karim

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan Puti Guntur Soekarno menarik perhatian publik sejak dicalonkan menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur dalam pilkada serentak 2018. Puti kerap tampil bergaya elegan seperti yang terlihat dari foto-foto yang diunggah melalui Instagram miliknya.

    Puti juga terlihat mengenakan kerudung dalam acara-acara tertentu. Model kerudung yang digunakannya pun sederhana, semacam selendang atau syal yang menutupi kepala dan rambut.

    Baca juga:
    Jaga Kecantikan, Puti Guntur Soekarno Malas ke Salon dan Klinik
    Puti Guntur Soekarno Cerita Kencan Ayah Ibunya di Warung

    “Ini kerudung kebangsaan. Kultur Indonesia itu sebenarnya seperti ini. Coba Anda lihat para nyai zaman dahulu,” ujar ibu dua anak remaja—Rakyan Daanu Syahandra Kameron dan Rakyan Ratri Syandriasari Kameron—tersebut, seperti dikutip dari Koran Tempo. Puti mencontoh mendiang neneknya, Fatmawati, yang juga berkerudung seperti itu.

    “Menurut saya, ini sangat cantik, sangat Indonesia dari sisi kultur dan sisi religius. Bahkan Cut Nyak Dien juga seperti ini. Menurut saya, ini identitas kebangsaan kita,” ucapnya.

    Puti Guntur Soekarno. Instagram.com

    Baca juga:
    Sesibuk Apa pun, Keluarga Tetap Nomor 1 buat Puti Guntur Soekarno
    Kiat Sehat Puti Guntur Soekarno, Tidur, Putih Telur, dan Air Jahe

    Dalam kesehariannya, Puti bergaya kasual. Jika menghadiri acara-acara tertentu, misalnya, kunjungan ke daerah pemilihan, Puti memakai kerudung bergaya simpel. Pemilihan warna juga menyesuaikan dengan warna pakaian yang dikenakan.

    Saat meninjau salah satu infrastruktur di Jawa Timur, misalnya, Puti Guntur Soekarno memilih pakaian yang simpel. Dia mengenakan blouse biru tua, celana panjang hitam, kerudung biru muda, serta sneakers berwarna abu-abu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.