Senin, 19 November 2018

Libur Sekolah ke Mal, Saksikan Atraksi Menegangkan Wheel of Death

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atraksi Wheel of Death oleh The Cardenas Brother di Mal Pondok Indah 2, Jakarta, Jumat, 22 Juni 2018. TEMPO | Yatti Febri Ningsih

    Atraksi Wheel of Death oleh The Cardenas Brother di Mal Pondok Indah 2, Jakarta, Jumat, 22 Juni 2018. TEMPO | Yatti Febri Ningsih

    TEMPO.CO, Jakarta - Libur sekolah membuat anak-anak ingin mengeksplorasi segala sesuatu yang jarang mereka temui, misalnya menyaksikan atraksi yang menegangkan. Buat anak-anak dan orang dewasa, menonton orang berada di dalam lingkaran dan berputar-putar di udara menjadi pemandangan yang bikin merinding. Itulah sebagian aksi Wheel of Death yang berlangsung di Mal Pondok Indah 2 di Jakarta Selatan.

    Baca juga:

    Kegiatan untuk Mengisi Liburan Sekolah
    4 Aktivitas Seru Pengisi Libur Sekolah Bersama Keluarga

    Pertunjukan Wheel of Death dimainkan oleh The Cardenas Brother, yang terdiri atas Rigoberto Ismael Cardenas dan Christoper Bastian Cardenas. Mereka adalah kakak-beradik sekaligus generasi kelima pemain sirkus dari Santiago, Amerika Serikat. Bakat keduanya diperoleh dari ibunya, dan mereka sudah menggeluti sirkus sejak usia 11 tahun.

    Selama sekitar 20 menit, Rigoberto Ismael Cardenas dan Christoper Bastian Cardenas berhasil membuat jantung pengunjung Mal Pondok Indah 2 berdetak kencang karena mereka bermain dalam roda berukuran raksasa dengan panjang 9 meter dan tinggi 15 meter. Keseimbangan, kelenturan, dan tentunya kehati-hatian menjadi kunci dari gerakan-gerakannya.

    Atraksi Wheel of Death oleh The Cardenas Brother di Mal Pondok Indah 2, Jakarta, Jumat, 22 Juni 2018. TEMPO | Yatti Febri Ningsih

    Keahlian The Cardenas sudah populer di dunia sirkus. Mereka kerap tampil di Sirkus Hippodrome, pertunjukan sirkus bergengsi di London, dan beberapa wilayah di Amerika Selatan, termasuk Peru, Argentina, Cile, dan Brasil. "Kami sangat senang dan antusias menampilkan Wheel of Death di depan pengunjung. Kami harap mereka bisa menikmati pertunjukan ini," ujar Rigoberto Ismael Cardenas saat konferensi pers di Mal Pondok Indah atau PIM, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Juni 2018.

    Pada kesempatan itu, General Manager Mal Pondok Indah Eka Dewanto mengatakan, selain menyaksikan atraksi Wheel of Death, pengunjung mal yang membawa serta anak-anak dapat mengajak mereka mengasah kreativitas di Bloks Playground. Di sini terdapat berbagai macam busa dengan aneka bentuk untuk mengembangkan imajinasi anak-anak. "Dengan begitu, anak-anak bisa bermain sekaligus belajar," ucap Eka.

    Permainan yang mengasah kreativitas, Bloks Playground di Mal Pondok Indah 2 Jakarta, Jumat, 22 Juni 2018. TEMPO | Yatti Febri Ningsih

    Pengunjung Mal Pondok Indah dapat menyaksikan atraksi Wheel of Death secara gratis mulai 21 Juni hingga 8 Juli 2018 setiap Selasa-Kamis pukul 19.00 WIB dan Jumat-Senin pada pukul 16.00-19.00. Adapun permainan Bloks Playground dibuka setiap hari, mulai 21 Juni hingga 15 Juli 2018 dengan tiket seharga Rp 50 ribu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.