Rabu, 17 Oktober 2018

Mudik Lebaran, Lakukan 3 Langkah Ini Saat Sampai di Tujuan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik. Shutterstock

    Ilustrasi mudik. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus mudik Lebaran sudah terasa sejak akhir pekan lalu. Menempuh perjalanan mudik Lebaran ke kampung halaman selama berjam-jam tentu menguras energi. Tubuh lelah dan mengantuk mesti segera ditebus agar kondisi fisik sellau prima menyambut Hari Raya Idul Fitri.

    Baca juga:
    Bawa Buah untuk Bekal Mudik Lebaran, Jangan Dipotong Dulu ya
    Tips Menjaga Kesuburan Tanaman Hias Saat Ditinggal Mudik Lebaran

    Ketika sampai di tempat tujuan, pemudik ingin melepas rindu sekaligus merasakan kenyamanan supaya penat hilang. Kalaupun ingin dipijat, mungin ini bukan saat yang tepat karena orang tua dan keluarga besar di rumah ingin bercengkrama dan ngobrol lebih banyak. Supaya kondisi tubuh tetap fit, ikuti tiga cara berikut ini ketika sampai di tujuan mudik Lebaran.

    1. Tidur dan relaksasi
    Ilustrasi wanita tertidur. shutterstock.com

    Untuk memulihkan stamina, kembalilah tidur selama 7 sampai 8 jam dalam sehari, terutama di malam hari. Jika punya, bawalah alat pijat portable yang bisa dibawa ke mana-mana untuk melemaskan otot-otot yang tegang pada leher, bahu, dan punggung, serta melancarkan sirkulasi darah.

    2. Jaga pola makan dan konsumsi vitamin
    Pastikan gizi terpenuhi selama perjalanan mudik Lebaran dan sesampainya di tujuan. Hindari makanan siap saji atau makanan instan. Dengan menjaga pola makan yang sehat, tubuh tidak akan terasa lemas selama perjalanan mudik dan ketika silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri.

    Ilustrasi konsumsi vitamin. Shutterstock.com

    Jangan lupa konsumsi vitamin C dan B secara rutin. Dikutip dari Good Relaxation, asupan vitamin dan mineral yang cukup mampu menjaga membangun sistem kekebalan tubuh untuk menangkal penyakit.

    3. Minum air putih yang cukup
    Jangan lupa untuk tetap minum air putih sebanyak 8 gelas per hari. Tubuh terdiri dari 80 persen air. Jadi, penting untuk tetap terhidrasi agar terhindar dari sakit kepala, kram otot, dan kelelahan.

    Ilustrasi wanita berhijab minum air. shutterstock.com

    Ketika minum air kemasan juga tidak boleh sembarangan. Hati-hati dengan air minum kemasan palsu atau yang sudah terpapar sinar matahari selama berjam-jam. Sebaiknya, bawa botol minum atau tumbler dari rumah, dan pastikan air minum di dalamnya bebas dari kuman, bakteri, logam, dan zat-zat kimia berbahaya. Bisa juga menggunakan filter air minum sendiri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.