Sabtu, 23 Juni 2018

Nenek 78 Tahun Hamil, Cek 5 Sebab Perempuan Sulit Hamil

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hamil kembar. shutterstock.com

    Ilustrasi hamil kembar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedang viral tentang seorang nenek 78 tahun hamil. Nenek bernama Manih itu bikin heboh karena mengaku sedang hamil oleh suaminya, Ade Irawan yang usianya 50 tahun lebih muda.

    Baca juga:
    Viral Nenek Usia 78 tahun Hamil? Begini Penjelasan Dinkes Bogor
    Viral Nenek Hamil, Dinas Kesehatan: Menopause Tak Mungkin Hamil

    Nenek Manih yang tinggal di Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, itu mengatakan usia kandungannya sudah menginjak 7 bulan. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengecek informasi tersebut. Setelah diperiksa, petugas dinas kesehatan menyatakan nenek Manih tidak hamil.

    Faktor usia adalah penyebab utama nenek Manih sulit hamil. Di usia 78 tahun, umumnya perempuan sudah memasuki masa menopause di mana rahim sudah tidak memproduksi sel telur dan berhenti menstruasi.

    Perempuan yang berusia hampir 40 tahun juga mesti siap-siap memasuki masa perimenopause. Pada masa ini, tingkat kesuburan sekunder sel telur mulai berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu, masalah perubahan hormon dan risiko penyakit tertentu juga meningkat, dan keduanya dapat mempengaruhi kesuburan.

    Tak cuma karena usia, ada berbagai sebab yang membuat perempuan sulit hamil. Berikut ini rinciannya seperti dikutip dari laman Clevelandclinic:

    1. Sindrom ovarium polikistik atau PCOS
    Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome alias PCOS merupakan kondisi ketidakseimbangan hormon yang dapat mengganggu ovulasi. Karena itu, jika menstruasi tidak teratur atau tidak haid sama sekali, segera konsultasi ke dokter untuk melihat apakah ada kemungkinan PCOS. Selain PCOS, kelainan yang disebabkan operasi atau infeksi juga dapat menyebabkan infertilitas. Artikel terkait: Saran Dokter Buat Penderita PCOS yang Ingin Hamil

    2. Kelebihan berat badan
    Pada wanita, penambahan berat badan mempengaruhi resistensi insulin dan peningkatan kadar testosteron, dan ujung-ujungnya menghambat ovulasi.

    3. Mengkonsumsi minuman beralkohol
    Meminum terlalu banyak minuman beralkohol dapat memicu masalah konsepsi atau bertemunya sel telur dengan sperma. Pada wanita harus waspada dengan kemungkinan ini jika mengkonsumsi alkohol lebih dari dua kali sehari atau lebih dari tujuh kali seminggu. Kalaupun hamil, minum minuman beralkohol tentu saja berbahaya buat calon bayi.

    4. Merokok
    Merokok dapat merusak kesuburan. Wanita yang merokok lebih mungkin mengalami infertilitas karena sel telur rusak dan memicu masalah ovulasi.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.