Minggu, 21 Oktober 2018

Dewi Perssik Belum Hamil, Persiapan Mental dan Fisik Sebelumnya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewi Perssik dan Angga Wijaya. TABLOIDBINTANG.COM

    Dewi Perssik dan Angga Wijaya. TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki anak merupakan impian setiap pasangan setelah menikah. Namun ini bukanlah hal mudah untuk dilakukan. Lantaran tidak mudah itu, tidak jarang ada beberapa wanita yang memilih menunda punya anak, salah satunya penyanyi dangdut Dewi Perssik. Meski sudah tiga kali menikah, hingga kini perempuan 32 tahun itu belum juga hamil.

    Baca juga:
    Dewi Perssik Belum Punya Anak, Ada 6 Kemungkinannya
    Dewi Perssik Dianjurkan Punya Anak, Dampaknya pada Keharmonisan

    Sembari menunggu dikaruniai anak, sebenarnya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sejak dini untuk menjadi calon ibu. Mengutip laman Allwomenstalk, berikut ini persiapan mental dan fisik sebelum menyandang status ibu:

    1. Perubahan Gaya Hidup
    Saat memutuskan menikah, secara tidak langsung hidupmu juga akan berubah. Begitu juga ketika dikaruniai anak dari pernikahan itu. Kamu harus menerima perubahan gaya hidup. Contoh, jika sebelumnya kamu aktif di luar rumah, maka setelah melahirka maka kegiatan tersebut akan berkurang dari biasanya. Kalaupun kamu tetap bisa melakukannya, dengan memiliki anak, secara tidak langsung juga akan mengubah pola hidup di dunia sosial.

    2. Persiapan melahirkan
    Banyak wanita merasa takut melahirkan. Tak usah khawatir karena kamu bisa mempersiapkan mental sejak dini. Coba cari tahu tentang proserdur melahirkan, mulai dari metode kelahiran dan rencana kelahiran. Hal lain yang perlu dipersiapkan secara mental adalah perubahan tubuh selama dan setelah hamil.

    3. Anak jadi prioritas
    Setelah punya anak, kamu pasti tak bisa menjalani keseharian seperti sebelumnya. Saat memiliki anak, maka dialah oprioritasmu ke depan. Untuk itu, kamu harus mengalah dengan apa yang dibutuhkan anak. Namun perlu diingat, menjadi seorang ibu bukan berarti mengabaikan keluarga, teman, atau diri sendiri.

    Artikel lainnya:
    Zaskia Adya Mecca Alami Krisis Percaya Diri Usai Melahirkan

    4. Mengatasi tekanan dari luar
    Sadar atau tidak ketika menjadi seorang ibu akan banyak tekanan yang akan dihadapi. Contoh ketika orang lain mengomentari pola asuh terhadap anak atau cara mengelola rumah tangga. Komentar ini sering kali menyalahkan segala sesuatu yang dilakukan ibu. Nah, untuk menghadapi itu kamu perlu kesiapan mental yang baik.

    5. Berurusan dengan industri anak
    Menjadi ibu baru pasti akan sangat antusias jika melihat barang-barang lucu yang cocok untuk perlengkapan anak. Namun secara tidak langsung, ini menyebabkan pembelian impulsif yang tidak perlu. Jadi kamu perlu membuat daftar barang apa saja yang dibutuhkan dan bagus untuk anak.

    6. Cara membesarkan bayi
    Setelah punya anak, yang perlu diketahui selanjutnya cara membesarkannya. Setiap pasangan tentu punya pola dan cara sendiri-sendiri dalam membesarkan anaknya. Karena itu kamu dan pasangan harus satu suara soal gaya pengasuhan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.