Sabtu, 23 Juni 2018

Kiat agar Belanja Lebaran tetap Penuh Semangat meski Berpuasa

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hidayah, salah satu toko penjual mukena di Mal Thamrin City, Jakarta Pusat (TEMPO/Yatti Febri Ningsih).

    Hidayah, salah satu toko penjual mukena di Mal Thamrin City, Jakarta Pusat (TEMPO/Yatti Febri Ningsih).

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang mulai berburu kebutuhan Lebaran di berbagai mal, khususnya di seluruh Jakarta. Salah satunya Thamrin City di jakarta Pusat.

    Jangan salah, berbelanja di sini tidak semudah yang dibayangkan, terlebih dalam kondisi tengah berpuasa. Dalam kondisi seperti ini, kemungkinan akan kelelahan, kepanasan, dan bahkan mengalami dehidrasi sangat besar.

    Untuk itu, agar bisa tetap asyik berbelanja, meski tengah berpuasa, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Ini dilakukan oleh Rina Anggraeni, 26 tahun, salah satu pengunjung Thamrin City. Buat Rina, butuh tips khusus untuk berbelanja saat tengah puasa agar tetap semangat dan tidak mudah lelah.

    “Karena kan kondisinya perut kita kosong, dan kondisi mal pasti ramai, jadi butuh tenaga ekstra pas belanja,” ujarnya kepada Tempo.co di lokasi. Berikut tips sebelum berbelanja sambil berpuasa.

    Baca juga:
    Tips Nyaman Belanja Baju Lebaran Bersama Anak
    Gaya Rambut Buat Kamu yang Tak Berhijab di Lebaran 2018
    Model Baju Lebaran Banyak Motif, Simak Tips Padu Padannya
    Ria Miranda Sebut Kriteria Model Baju Lebaran Wanita Masa Kini

    #Harus sahur
    Bagaimana pun, meski tidak berbelanja kebutuhan Lebaran, sahur adalah hal yang harus dilakukan selama bulan puasa sebagaui salah satu sumber energi untuk menjalani puasa seharian penuh. Jika tidak sahur, dipastikan kondisi tubuh akan lemas berburu beraneka perlengkapan Lebaran.

    #Minum air putih yang banyak
    Selain sahur, pastikan untuk meminum air putih yang cukup. Ini sangat efektif untuk mengurangi kemungkinan dehidrasi selama berbelanja. Banyak minum air putih juga akan semakin meningkatkan fokus selama seharian penuh.

    #Pakaian yang nyaman
    Selain memperhatikan kondisi tubuh, perhatikan busana yang dikenakan selama berbelanja sangat penting sebab pakaian yang nyaman akan membuat belanja tidak terganggu rasa panas, gerah hingga banjir keringat ditengah padatnya pengunjung mal jelang Lebaran. Disarankan untuk memakai kaus berbahan katun, celana dan rok yang nyaman, serta sepatu kets untuk memperlancar pergerakan.

    #Lihat waktu
    Yang paling penting lagi ialah masalah waktu. Disarankan untuk tidak datang pada hari libur atau akhir pekan sebab dalam waktu-waktu tersebut kondisi mal akan lebih padat dari biasanya. Selain itu, pemilihan jam yang tepat juga akan membuat belanja menjadi asyik, yakni beberapa jam menjelang waktu berbuka puasa.

    “Kalau datang sore saja, jadi sekalian ngabuburit,” kata Rina.

    Selain penunjung lokal, momen belanja barang kebutuhan Lebaran juga menjangkau masyarakat yang berada di luar kota. Ini tentunya akan membuat kondisi beberapa mal menjadi lebih padat dari hari-hari biasanya. Sama dengan Rina, salah satu pengunjung asal Aceh, Nana, 37 tahun, juga mengatakan punya tips khusus untuk berbelanja kebutuhan Lebaran, terutama dalam kondisi tengah berpuasa.

    Calon pembeli memilih dalaman kerudungan untuk persiapan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran di Thamrin City, Jakarta, 1 Juni 2018. Penjual menawarkan 3 buah dalaman kerudungan dengan harga Rp. 50.000. TEMPO/Fajar Januarta

    #Buat daftar belanja
    Pengunjung dari luar kota kebanyakan belum memahami lokasi mal yang mereka kunjungi. Jadi, sebelum memutuskan untuk belanja, ada baiknya melakukan pencarian soal mal yang ingin dikunjungi. Cari tahu di mana saja barang yang diincar berada untuk menghindari kemungkinan Anda berputar-putar yang akan menghabiskan energi.

    #Bawa persiapan
    Ada bagusnya Anda mengenali mal yang dikunjungi. Ini untuk memastikan Anda bisa dengan cepat menuju atau keluar saat berbelanja tanpa bingung yang akhirnya menguras tenaga.

    Jika Anda datang mendekati waktu berbuka, ada baikknya membawa perbekalan berbuka seperti kurma atau air mineral. Pasalnya, kemungkinan Anda belum tahu tempat makan mana yang paling enak. Untuk mengantisipasi itu, Anda bisa menikmati buka puasa dengan bekal makanan tadi.

    “Saya selalu bawa kurma, suka penuh juga kalau bulan puasa (tempat makanan disekitar mal,” paparnya

    YATTI FEBRI NINGSIH


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.