Cara Mudah Mengajarkan Anak Cuci Tangan Sebelum Makan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Arif Wibowo

    Ilustrasi. TEMPO/Arif Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Cuci tangan setiap hari adalah hal yang sangat penting. Tidak hanya untuk menjaga kebersihan tangan, mencuci tangan memiliki dampak pada kesehatan tubuh.

    Karena itu, mengajarkan anak mencuci tangan dari kecil itu sangat penting. Buat hal ini menjadi kebiasaan yang akan dilakukan sampai mereka besar nanti.

    “Cuci tangan adalah kegiatan yang sederhana, tapi dengan rutin cuci tangan itu dapat mengurangi risiko diare. Masyarakat itu banyak yang pikir kalau cuci tangan itu hanya sekadar cuci tangan, jadi dampak jangka panjangnya masih belum dipikirkan,” kata Sinta Kaniawati selaku Head of Sustainable Business dan Unilever Indonesia Foundation, di Jakarta Selatan, Kamis, 31 Mei 2018.

    Melalui program Sekolah Sehat, Unilever telah membantu meningkatkan kebiasaan-kebiasaan sehat pada anak-anak, dari SD sampai SMA. Program ini sudah berjalan selama 17 tahun di 34 provinsi, bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM), dinas kesehatan, dan dinas pendidikan setempat.

    Baca juga:
    Cara Mencuci Tangan yang Benar
    Alasan Banyak Cairan Pencuci Tangan di Rumah Sakit, Gunakanlah
    Menjilat Bibir dan Tak Cuci Tangan Bikin Kulitmu Menderita  

    Unilever dengan London School of Hygiene and Tropical Medicine telah melakukan penelitian mengenai cara mengajarkan anak menerapkan kebiasaan sehat ini sampai masa tua nanti.

    “Kalau kita menerapkan kebiasaan selama 21 hari berturut-turut, itu akan menjadi suatu hal yang biasa. Tadinya tidak biasa, menjadi kebutuhan,” kata Sinta.

    Cara memonitor anak adalah dengan memberikan daftar mengenai kebiasaan-kebiasaan sehat yang seharusnya dilakukan sehari-hari, seperti mencuci tangan, menggosok gigi, dan sarapan bergizi. Setelah 21 hari minimum, hal tersebut akan menjadi kebiasaan untuk mereka.

    “Karena juga berhubungan dengan absensi anak di sekolah. Mereka enggak mau ke sekolah kalau sakit dan penyebabnya kebanyakan dari basic habit,” tuturnya.

    Contohnya jarang mencuci tangan sebelum makan dapat meningkatkan risiko diare, membuat anak sering absen ke sekolah. Karena itu, sebaiknya anak sudah memiliki kebiasaan mencuci tangan sejak kecil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.