Aromaterapi Vanila Bisa Redam Nafsu Makan, Pas buat Puasa Ramadan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi vanilla. shutterstock.com

    Ilustrasi vanilla. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Suatu saat, kita mungkin merasa terganggu dengan nafsu makan yang terlalu tinggi. Apalagi saat berpuasa di bulan Ramadan, keinginan untuk makan harus ditekan hingga saat berbuka tiba. Caranya, selain mengkonsumsi makanan yang bernutrisi dan kaya serat saat sahur, kita juga bisa menggunakan aromaterapi untuk menekan nafsu makan.

    Salah satu aroma yang teruji paling efektif menekan selera makan adalah vanila. Mencium aroma vanila yang alami, akan mampu membuat kita lebih mudah menahan keinginan diri untuk terus mengunyah makanan.

    Menurut Alan Hirsch, pendiri Smell and Taste Treatment and Research Foundation yang berlokasi di  Chicago, Amerika Serikat, menghirup sesuatu beraroma creamy seperti vanilla bisa mengurangi keinginan untuk mengkonsumsi makanan. Mengonsumsi makanan atau minuma dengan rasa vanila juga diketahui memiliki efek yang sama.

    Artikel lainnya:

    Kiat Mengatasi Panas Dalam Saat Puasa Ramadan 
    Kiat Lula Kamal Tetap Fit kala Puasa Ramadan
    4 Tips Lancar Puasa Sambil Plesiran Saat Ramadan

    Lilin wangi vanila bisa digunakan, nih! (dok. copenhagen candle)
    (dok. copenhagen candle)

    Aroma vanila membuat otak berasumsi kalau tubuh telah makan lebih banyak dari porsi makanan yang sebenarnya. Dampaknya, kita akan lebih cepat merasa kenyang dan mengurangi nafsu makan secara cepat, sehingga kita cenderung mengambil porsi makan lebih sedikit.

    Hal tersebut teruji dengan penelitian di RS St. George London yang melibatkan 200 responden degan berat badan berlebih. Masing-masing responden dibagi dalam beberapa grup. Salah satu grup ditempeli patch dengan aroma vanilla, sementara grup lainnya diberikan patch wangi lemon, dan ada pula yang tidak memakainya. Dalam masa penelitian satu bulan, terbukti kalau grup yang memakai patch vanila bisa mengurangi berat badan lebih banyak dibandingkan grup lainnya.

     

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.