Tips Berhemat di Bulan Ramadan, Cocok buat Anak Kos

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi koki/memasak. Shutterstock.com

    Ilustrasi koki/memasak. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak kos tentunya harus bisa berhemat, termasuk di bulan puasa ini. Dan ternyata berhemat pun cukup mudah. 

    Meskipun puasa, biasanya pengeluaran kita juga semakin banyak di bulan Ramadan. Pasalnya, banyak jajanan untuk berbuka puasa yang dengan mudah kita temukan di sekitar dan hal tersebut bisa membuat boros. 

    Buat anak kos yang ingin berhemat di bulan puasa ini, coba lakukan tiga tips di bawah ini.

    #Kuatkan niat dan jangan mudah tergoda untuk jajan 
    Banyaknya jajanan yang mudah dijumpai saat bulan puasa memang sering membuat kalap. Hal itulah yang tidak kita sadari bisa membuat uang cepat habis dan mengapa di bulan puasa ini kita harus menguatkan niat untuk berhemat dan jangan sampai mudah tergoda untuk jajan yang berlebihan. Saat ngabuburit, cobalah untuk membeli makanan sesuai kebutuhan saja. 

    #Memasak makanan sendiri
    Cara yang satu ini memang terbukti bisa membuat kita menjadi lebih hemat. Memasak makanan sahur dan berbuka bisa menghemat uang. Cobalah memasak makanan yang simpel tapi bergizi. Namun, jika bosan dengan makanan karya sendiri, boleh sekali-kali membeli makanan.

    #Mencari takjil gratis
    Takjil gratis pastinya selalu menarik buat sebagian besar orang. Di bulan Ramadan ini, kita bisa menemukan banyak takjil gratis di masjid ataupun di pinggir-pinggir jalan yang dibagikan oleh suatu komunitas. Buat yang sudah kepepet dan ingin sekali menghemat uang, cobalah berburu takjil gratis. Coba deh ajak teman-teman agar berburu takjilnya lebih seru. 

    TEEN

    Artikel lain:
    Agar Puasa Lebih Asyik, Lakukan 4 Hal Ini saat Ramadan
    Tips Mencegah Mata Lelah saat Puasa Ramadan
    Kiat Mengatasi Panas Dalam Saat Puasa Ramadan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.