8 Tips Membeli Setrika Baju, Jangan Asal

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setrika (Wikipedia)

    Setrika (Wikipedia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Setrika merupakan salah satu alat peralatan rumah yang lekat dengan aktivitas harian ibu rumah tangga. Menurut jenisnya, setrika dibagi menjadi dua macam, yakni setrika uap dan listrik. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

    Kriteria setrika yang baik adalah memiliki kualitas tinggi, nyaman digunakan, dan dapat mempercepat pekerjaan. Untuk itu, berikut ini beberapa tips memilih setrika yang wajib Anda ketahui.

    1. Memiliki kabel dan steker berkualitas serta dilengkapi arde
      Ketika memilih setrika, perhatikan kualitas kabel dan steker. Dua hal ini merupakan faktor aman dan terpenting ketika hendak memilih setrika yang baik. Kabel setrika yang digunakan harus memiliki tiga inti kabel, yakni fasa, netral, dan arde berbahan lentur yang dilapisi dengan bahan isolasi kain yang tidak mudah rusak. 
    2. Memiliki panjang kabel ideal 
      Hal kedua adalah panjang kabel, karena dapat menentukan faktor kenyamanan pengguna. Apabila kabel terlampau pendek, pengguna akan terasa terganggu serta menyulitkan pemakaian karena ruang gerak menjadi terbatas. Begitu juga jika memiliki kabel yang terlampau panjang, yang cenderung lebih mudah rusak dan penyimpanannya menyulitkan.
    3. Menyesuaikan daya listrik setrika dan kebutuhan
      Sebagai salah satu alat yang menggunakan daya listrik, setrika yang dipilih harus hemat listrik. Contohnya memilih setrika yang memiliki daya 300 watt. Namun, apabila menginginkan setrika lain yang lebih cepat panas, Anda dapat memilih setrika dengan daya 450 watt. 
    4. Beralas logam antilengket
      Setrika yang bagus, berkualitas, serta nyaman untuk digunakan adalah yang memiliki alas berbahan logam dan antilengket. Jika tidak sengaja memilih setrika yang berbahan alas mudah lengket, saat menyetrika baju-baju tertentu, setrika dan baju dapat menempel dan menimbulkan noda baru.
    5. Berbahan isolator
      Bagian alas setrika digunakan untuk menghasilkan panas yang menyebabkan baju kembali mulus seperti semula. Untuk itu, bagian badan setrika harus terbuat dari bahan yang tidak menghantarkan panas atau berbahan isolator dan setrika akan lebih aman untuk digunakan. Selain itu, bahan isolator tidak dapat menghantarkan listrik, sehingga aman apabila sewaktu-waktu terjadi kebocoran listrik pada setrika.
    6. Menyesuaikan berat setrika dengan kebutuhan
      Ternyata setrika tidak hanya dibedakan dari jenis uap dan listrik. Bobot setrika pun ada yang ringan dan berat. Hal ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam. Untuk menyetrika baju berbahan tipis dan lembut, setrika ringan lebih direkomendasikan. Namun, untuk baju berbahan tebal seperti jins, setrika beratlah yang digunakan.
    7. Memiliki ujung yang lancip
      Semua setrika memang memiliki bagian ujung yang lancip. Namun kelancipan ini berbeda-beda. Ada yang sangat lancip dan ada pula yang tidak begitu lancip. Tingkat kelancipan ini dapat menentukan kenyamanan dan kemudahan ketika digunakan. Setrika yang memiliki ujung lebih lancip cenderung mudah untuk menjangkau bagian baju yang sempit dan dalam.
    8. Berstandar SNI
      Memilih setrika yang bagus dan berkualitas dapat mengacu pada merek tertentu serta memiliki standardisasi (SNI) sebagai pedoman. Pilihlah setrika yang memang banyak digunakan orang dan memberikan garansi selama satu tahun apabila terjadi kerusakan selama pemakaian.

     HOME

    Tips lain:
    Tips Cantik: Cara Mengetahui Kosmetik Berkualitas dan Tidak
    Ayo Tampil Percaya Diri dengan 5 Tips Berikut
    4 Tips Mudah Menyamarkan Noda Bekas Jerawat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.