Senin, 24 September 2018

Donna Agnesia Ditinggal Pembantu Mudik, Ini Tugas Suami dan Anak

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Donna Agnesia bersama suaminya, Darius Sinathrya, dan tiga anaknya. Instagram

    Donna Agnesia bersama suaminya, Darius Sinathrya, dan tiga anaknya. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Donna Agnesia sudah siap jika harus ditinggal mudik oleh pembantu rumah tangga saat Lebaran nanti. Saat itu terjadi, Donna Agnesia sudah punya daftar pekerjaan rumah yang bisa dilakukan oleh suaminya, Darius Sinathrya, dan tiga anaknya.

    Baca juga:
    Putri Donna Agnesia: My Name is-nya Sabrina
    Agar Anak Aman dari Medsos? Donna Agnesia Punya Triknya

    "Semua mesti siap-siap bagi tugas buat beres-beres rumah. Aku biasanya mencuci baju, Darius lebih suka mencuci piring dan menyiram tanaman," kata Donna Agnesia di Jakarta, Kamis, 24 Mei 2018. Semua pekerjaan rumah, dia melanjutkan, juga bisa lebih ringan karena anak-anak sudah besar.

    Ketiga anak mereka, yakni Lionel Nathan Sinathrya Kartoprawiro 11 tahun, Diego Andres Sinathrya (9), dan Quinesha Sabrina Sinatriya (7). "Mereka bisa dimintai tolong dan terbiasa membantu membersihkan rumah," ucap Donna Agnesia. Salah satu contohnya, setiap anak mampu membereskan tempat tidur sendiri. Bahkan si bungsu Sabrina bisa membantu menyapu dan bersih-bersih.

    Donna Agnesia bersama suaminya, Darius Sinathrya, dan tiga anaknya. Instagram

    Untuk urusan makan, Donna Agnesia mengatakan ada satu menu favorit keluarga. Dan uniknya, yang membuatnya adalah Darius Sinathrya. "Darius suka masak nasi goreng salmon dan enak banget masakannya. Anak-anak suka banget," ucap perempuan 39 tahun ini. Selain Darius, Diego juga suka bereksperimen dengan makanan. Saat ini, anak kedua Donna Agnesia itu sedang gandrung membuat pisang cokelat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep