Berbagai Inovasi untuk Memulihkan Cedera, MRI Sampai Arthroscopy

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mesin MRI. Dentistry-articles.com

    Ilustrasi mesin MRI. Dentistry-articles.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kegiatan berolahraga, khususnya yang sering terjadi benturan, sering menimbulkan cedera otot dan sendi bagi para pelakunya. Kita kerap melihat olahragawan mengerang kesakitan di lapangan karena mengalami cedera akibat benturan atau pelanggaran, bahkan tidak sedikit yang terpaksa mengakhiri kariernya akibat persoalan ini.

    Dokter spesialis bedah ortopedi konsultan Foot & Ankle, dr Dimas R. Boedijono, Sp.OT (K), yang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, menjelaskan bagaimana dunia medis menangani masalah ini.

    "Pemeriksaan MRI dan CT Scan merupakan tindakan non-invasive untuk mengetahui kondisi ligamen pergelangan kaki pasien dan melihat apakah ada cedera lainnya yang tidak terlihat saat menggunakan modalitas radiologi konvensional seperti X-ray," ujarnya.

    Pencitraan yang lebih baik akan dapat membantu menentukan apakah memerlukan tindakan pembedahan atau cukup dengan tindakan konservatif, seperti fisioterapi.

    Artikel lain:
    Dokter Ingatkan Soal Lamanya Penyembuhan Cedera Bahu
    Jangan Sepelekan Cedera Bahu, Segera Tangani dengan Serius
    Kiat Menjaga Kesehatan Lutut dan Menghindari Cedera

    Pemeriksaan MRI dilakukan apabila dicurigai terjadi cedera pada sendi, otot, ligamen, atau tendon guna mendapatkan pencitraan anatomi jaringan lunak dalam tubuh dengan lebih jelas. Pemeriksaan ini dapat memberikan informasi rinci dan membantu dokter menilai kondisi yang berhubungan dengan gejala, kondisi, atau cedera tertentu.

    Sedangkan pemeriksaan CT Scan dilakukan apabila dicurigai adanya cedera pada tulang. Kemampuan CT Scan dalam mengambil gambar dari berbagai sudut, termasuk gambar kondisi patah tulang yang terjadi, membantu dokter mendapatkan pencitraan dengan jelas sehingga penanganan dapat diberikan lebih cepat dan tepat.

    Tindakan arthroscopy merupakan salah satu metode diagnosis dan penanganan minimal invasive untuk cedera serius pada bagian sendi bahu dan kaki. Tindakan ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil untuk memasukkan kamera dan alat yang akan bekerja ke bagian persendian yang mengalami cedera.

    "Dengan arthroscopy, pembedahan dapat dilakukan tanpa membuat sayatan besar dengan waktu pengerjaan dan waktu pemulihan pasien yang relatif lebih cepat," ucap Dimas.

    Pada beberapa kondisi, seperti adanya sobekan ligamen yang membuat pergelangan kaki menjadi relatif tidak stabil dan tidak bisa melakukan gerakan tertentu, yang melibatkan ketangkasan, penanganan dengan metode rekonstruksi primer dapat menjadi pilihan. Setelah dilakukan tindakan tersebut diperlukan penanganan terpadu dengan bagian fisioterapi untuk mengembalikan fungsi sendi dan kebugaran pasien.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.