Cara Mudah Mendengarkan Detak Jantung Janin

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Janin. dailymail.co.uk

    Ilustrasi Janin. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap kali ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan, pasti yang pertama dicek selain kondisi ibu adalah detak jantung janin. Melalui detak jantung janin, dokter atau bidan akan mengetahui kesehatan janin.

    Suara detak jantung menandakan janin tumbuh dengan baik. Ada cara sederhana untuk mendengarkan detak jantung di rumah.

    Alat yang umum digunakan untuk mendengar detak jantung janin dengan mudah dan biaya yang tidak terlalu mahal adalah stetoskop atau fetoskop. Usia kehamilan 18-20 minggu umumnya suara detak jantung janin sudah cukup kuat dapat terdengar.

    Cara mendengarkan detak jantung janin dengan menggunakan stetoskop adalah dengan meletakkan stetoskop di perut dan dengarkan. Dibutuhkan kesabaran dalam mendengarkan detak jantung janin. Peralatan ini cukup aman, tidak berbahaya dan tidak mempunyai efek samping untuk ibu maupun janin yang dikandungnya.

    Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi seberapa baik bunda bisa mendengar detak jantung bayi, dari waktu ke waktu selalu berbeda. Seperti dilansir dari laman Verywell, faktor yang dapat mempengaruhi kualitas suara detak jantung janin di antaranya posisi bayi, jumlah cairan ketuban, lokasi plasenta, dan berat badan ibu.

    Baca juga:
    Jaga Kesehatan Janin sejak Awal Kehamilan, Ini Kata Dokter
    Emosi Ibu Hamil Dirasakan Janin Dalam Perut, Lho!
    Konsumsi Antidepresan Saat Hamil Sebabkan Perubahan Otak Janin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.