6 Permainan Anak-anak yang Efektif Membakar Kalori

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah remaja dan anak-anak memainkan permainan engklek, permainan memainkan huruf dan kata, salah satu   permainan tradisional Indonesia di Taman Prestasi, Surabaya, Minggu (04/22). Acara yang digagas Komunitas Dunia Intuisi ini untuk membangkitkan berbagai macam tradisional yang mulai surut oleh perkembangan permainan berbasis teknologi. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah remaja dan anak-anak memainkan permainan engklek, permainan memainkan huruf dan kata, salah satu permainan tradisional Indonesia di Taman Prestasi, Surabaya, Minggu (04/22). Acara yang digagas Komunitas Dunia Intuisi ini untuk membangkitkan berbagai macam tradisional yang mulai surut oleh perkembangan permainan berbasis teknologi. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak yang menghindar olahraga yang membakar kalori karena biasanya menguras tenaga. Untuk menyiasatinya, cobalah bernostalgia dengan permainan Anda semasa kecil.

    Bukan cuma menyenangkan, permainan sederhana yang biasa dilakukan anak-anak juga ampuh membakar kalori. Lalu, apa saja permainan masa kecil yang efektif membakar kalori? Berikut beberapa yang layak dicoba. 

    Lompat tali
    <strong>Lompat tali (dok. Fitness Market)</strong>
    Lompat tali (dok. Fitness Market)

    Siapa tak kenal olahraga satu ini? Olahraga yang diperkenalkan sewaktu sekolah ini bisa membakar hingga 630 kalori per jam sekaligus melatih otot jantung. Ingin membakar kalori lebih banyak, pacu diri Anda memperbanyak lompatan per menit. Mulailah dengan melompat kurang dari 100 kali per menit. Setelahnya, tingkatkan sampai 100-120 kali lompatan per menit. Jika berhasil, Anda bisa membakar 700-800 kalori per jam. Agar lebih menantang, ajak teman untuk beradu lompatan terbanyak atau gunakan tali dengan alat pemberat.

    Artikel lainnya:

    Dokter Ungkap Waktu Minum Obat Hipertensi yang Tepat Saat Ramadan
    Kiat Penderita Diabetes Mengontrol Gula Darah Saat Puasa

    Engklek <strong>Engklek&nbsp;</strong>(dok. Youtube Ronal Saputra)
    Engklek (dok. Youtube Ronal Saputra)

    Permainan favorit semasa kecil ini dijamin membangkitkan nostalgia. Ajak teman-teman atau keluarga bermain bersama. Biar lebih asyik, variasikan pola engklek. Manfaatnya, Anda bisa melatih kekuatan kaki yang mungkin jarang digunakan akibat gaya hidup pasif. Kabar baik lain, bermain engklek membakar 415 kalori per jam. 

    Sepatu roda<strong>Sepatu roda (dok. Tics)</strong>
    Sepatu roda (dok. Tics)

    Sepasang sepatu roda cocok untuk Anda yang ingin aktif bergerak tapi bosan dengan joging atau sekadar jalan santai. Bermain sepatu roda juga mengasah jiwa petualang dan melatih keseimbangan tubuh.

    Apalagi, kalori yang dibakar bisa mencapai 400-800 kalori per jam. Jangan lupa gunakan pelindung lutut, siku, pergelangan tangan, dan helm demi keselamatan. Sebaiknya, pilih lintasan yang mulus dan tak terlalu ramai. Hindari lintasan yang menukik. Ingat, sepatu roda termasuk permainan yang berisiko. 

    Lempar tangkap bola
    Cukup bermodalkan bola kasti atau bola sofbol, lempar tangkap pas dimainkan bersama orang terdekat sambil bercengkerama. Sebagai penunjang, kenakan sepatu dan sarung tangan khusus untuk menangkap bola. Bermainlah di lahan yang lapang agar Anda bebas berlarian mengejar bola. Meski termasuk santai, permainan ini membakar minimal 180 kalori per jam. 

    Hula hoop<strong>Hula hoop (d</strong>ok. hurtowniasportowa)
    Hula hoop (dok. hurtowniasportowa)

    Permainan ini pasti jadi primadona kaum hawa karena bermanfaat mengencangkan pinggang dan membakar 415 kalori per jam. Bagi pemula, pilih hula hoop dengan diameter yang lebih besar. Semakin besar hula hoop, semakin lambat laju putarannya. Jadi semakin banyak waktu Anda menyesuaikan tubuh memutar hula hoop. Supaya lebih seru, bermainlah dengan diiringi musik. Jangan takut mencoba variasi gerakan, misalnya memutar hula hoop dengan perut dan punggung atau memutar hula hoop di tangan dan bahu. 

    Baca juga: Mengenal Hemofilia Si Penyebab Perdarahan, Jangan Anggap Enteng

    Kejar-kejaran 

    <strong>Kejar-kejaran (</strong>dok.mile hi rafting)
    Kejar-kejaran (dok.mile hi rafting)

    Walau sudah dewasa, tak ada salahnya bermain kejar-kejaran terutama Anda yang sudah memiliki buah hati. Selain membakar sampai 320 kalori per jam, bermain kejar-kejaran akan mendorong Anda berlari dengan sukarela tanpa memikirkan rasa lelah. Permainan ini bisa divariasikan dengan petak umpat agar anak tak mudah bosan. Bila bermain dengan anak, tentukan batas wilayah bermain yang aman. 

     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.