Rabu, 15 Agustus 2018

Awalnya Penasaran, Kini Melanie Putria Peduli Kosmetik Halal

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melanie Putria. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    Melanie Putria. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    TEMPO.CO, Jakarta - Label halal kini menjadi salah satu faktor dalam memilih kosmetik, khsusunya muslimah. Hal ini juga ikut menjadi perhatian aktris sekaligus presenter Melanie Putria. Ibu satu anak ini sempat mempertanyakan soal pentingnya label halal dalam sebuah produk kosmetik.

    “Awalnya aku sempat bertanya, memangnya apa sih masalahnya dengan brand yang tidak membawa nama halal, apakah didalamnya ada kandungan haram,” ujar Melanie di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Artikel lainnya: 

    Kiat Melanie Putria Berolahraga Tanpa Dehidrasi Saat Puasa Ramadan
    Kisah Usaha Gagal Melanie Putria Memutihkan Kulit 

    Melanie Putria. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    Melanie Putria awalnya tidak peduli dengan label halal dalam sebuah produk kosmetik. Tapi, rasa penasaran membuat dia berubah pikiran dan lebih peduli dengan produk halal. Terlebih, kini banyak merek kosmetik yang mulai memasarkan produknya dengan label halal yang diberikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

    “Karena rasa yang begitu penasaran itulah aku mencoba salah satu aja begitu aku pakai wah, not bad, dan begitu aku liat harganya nggak mahal,” ucapnya.

    Baca juga: Melanie Putria Ungkap Alasan Rajin Berolahraga

    Perempuan 36 tahun ini mengaku sudah menggunakan kosmetik halal selama setahun terakhir. Menurut Melanie, dengan adanya label halal, muslimah bisa mendapatkan nilai lebih yang tidak dimiliki produk kosmetik lainnya. “Kalau kita bisa mendapatkan semua manfaatnya dengan harga yang terjangkau, kualitas yang baik cocok di kulit kita kenapa nggak,” ujar istri Angga Maliq & d'Essentials ini.

    YATTI FEBRI NINGSIH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Bakal Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.