Memahami Perbedaan Suntik Filler dan Botoks, Mana yang Lebih Oke?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi filler/botox. Shutterstock

    Ilustrasi filler/botox. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Perawatan kecantikan saat ini makin beragam dan makin banyak perawatan sederhana yang dapat dilakukan tanpa harus melakukan operasi plastik. Klinik kecantikan juga makin diminati orang Indonesia, terutama para wanita.

    Prosedur yang ditawarkan di klinik kecantikan sekarang banyak yang bukan untuk mengubah wajah seseorang agar terlihat seperti orang lain, tapi mengubah beberapa bagian di wajah agar bisa tampil lebih percaya diri.

    Pakar kecantikan, dokter Ratna Widyaningsih, menjelaskan bahwa cantik itu menjadi diri kita sendiri, bukan menjadi orang lain. Karena itu, sekarang banyak perawatan kecantikan yang makin mudah dilakukan.

    Perawatan itu contohnya dua perawatan kecantikan menggunakan suntik yang banyak diminati, yaitu botoks dan filler. Lalu, apa perbedaan kedua prosedur itu?

    Baca juga:
    Mau Coba Teknik Kecantikan Filler, Ketahui Plus Minusnya
    Catherine Wilson Tak Berani Suntik Filler, Pilih Perawatan Biasa
    Suntik Filler dan Operasi Plastik Bikin Ketagihan? Ini Kata Ahli

    Filler adalah perawatan kecantikan menggunakan suntik untuk menambahkan volume. Filler mengandung cairan asam hialuronat yang nanti akan hilang sendirinya setelah delapan bulan sampai satu tahun karena itu alami,” kata Ratna di Fashion Legacy, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 9 Mei 2018.

    Suntik filler sekarang banyak dilakukan untuk menambah volume bibir dan untuk membuat hidung lebih mancung. Walaupun sama-sama perawatan kecantikan menggunakan suntik, botoks memiliki manfaat yang berbeda.

    “Kalau botoks biasanya untuk mengencangkan kerutan di daerah yang sering cepat munculnya kerutan,” ujar Ratna.

    Manfaat botoks lebih untuk mengencangkan kulit wajah saat kerutan mulai muncul agar wajah selalu terlihat segar dan awet muda. Perawatan kecantikan memang makin populer. Namun, bila ingin melakukan perawatan di klinik kecantikan, sebaiknya ketahui lebih dulu hal yang diinginkan dan lakukan riset sebelumnya.

    “Cantik adalah menjadi diri kita sendiri, tidak menjadi orang lain,” ucap Ratna.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.