Si Buruk Rupa Mengkudu Efektif Samarkan Bekas Luka, Simak Caranya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Mengkudu berpotensi digunakan sebagai obat toksokariasis. dok. KOMUNIKA ONLINE

    Mengkudu berpotensi digunakan sebagai obat toksokariasis. dok. KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Jakarta - Buah mengkudu mungkin sekarang sudah sulit ditemui. Buah hijau dengan bau yang sangat menyengat ini tidak disukai banyak orang. Tapi di balik baunya yang tidak sedap itu, buah mengkudu juga dikenal sebagai buah dengan sejuta manfaat.

    Alih-alih mengkudu yang biasa digunakan untuk penyokong kesehatan, kali ini kita akan membahas buah mengkudu sebagai salah satu pilihan solusi untuk menghilangkan bekas luka.

    Kenapa buah mengkudu bisa jadi solusi untuk menghilangkan bekas luka? Karena mengkudu mengandung antioksidan yang tinggi sehingga bisa membantu memudarkan bekas luka dalam waktu yang cukup cepat.

    Cara pengaplikasiannya pun sangat mudah, cukup mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

    *Siapkan buah mengkudu yang sudah matang secukupnya.
    *Cuci buah mengkudu sampai bersih.
    *Haluskan buah mengkudu, bisa menggunakan blender.
    *Oleskan buah mengkudu yang sudah dihaluskan ke bagian kulit yang terluka secara merata.
    *Diamkan selama beberapa saat dan kemudian bilas sampai bersih.
    *Untuk hasil yang optimal, lakukan langkah ini secara rutin setiap harinya.
    Buah mengkudu ini bisa diaplikasikan pada luka di kaki, tangan, bagian tubuh lain, dan bahkan wajah. Tentu saja buah mengkudu ini aman untuk digunakan di wajah karena tidak menggunakan campuran bahan apapun.

    TEEN

    Artikel lain:
    Mengkudu, Si Buruk Rupa dan Bau yang Super buat Rambut
    Kulkas Sharp Pakai Motif Bunga Mengkudu Khas Indonesia


     

     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?